Biaya Haji 2027 Turun, Jemaah Cukup Lunasi Rp23,24 Juta
Kabar baik datang bagi calon jemaah haji Indonesia. Biaya pelunasan haji reguler 2027 dipastikan lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, meski kondisi ekonomi global masih penuh ketidakpastian dan sejumlah komponen biaya penyelenggaraan haji mengalami perubahan.
Berdasarkan kesepakatan pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI, rata-rata sisa pelunasan yang harus dibayarkan jemaah haji reguler pada 2027 mencapai Rp23.248.825. Angka tersebut turun dari rata-rata pelunasan tahun 2026 yang sebelumnya berada di kisaran Rp26.433.806.
Penurunan tersebut tidak terlepas dari skema subsidi yang diberikan pemerintah. Untuk komponen Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp3.184.981 per jemaah.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari kesepakatan penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 antara pemerintah dan DPR RI. Informasi mengenai formula biaya dan besaran pelunasan tersebut turut disampaikan melalui kanal resmi DPR RI, dpr.go.id.

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Cucun Ahmad Syamsurijal, mengapresiasi kebijakan tersebut. Menurutnya, subsidi biaya haji menjadi bentuk perhatian pemerintah untuk membantu masyarakat yang akan menjalankan ibadah haji di tengah situasi ekonomi global yang masih tidak menentu.
“Apresiasi yang sangat tinggi kami haturkan kepada Presiden Prabowo atas komitmen dan kehadiran negara dalam meringankan biaya haji di tengah ketidakpastian global saat ini melalui subsidi langsung,” ujar Cucun seperti dikutip dari keterangan DPR RI.
Selain menekan biaya yang harus dilunasi jemaah, pemerintah dan Komisi VIII DPR RI juga menyepakati peningkatan kualitas layanan selama jemaah berada di Arab Saudi.
Paket layanan jemaah haji disebut meningkat dari Paket D menjadi Paket C. Peningkatan tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kekhusyukan lebih baik bagi jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Cucun menilai kolaborasi antara pemerintah dan DPR RI penting untuk memastikan biaya haji tetap terjangkau tanpa mengorbankan kualitas pelayanan.
Dengan penurunan rata-rata biaya pelunasan tersebut, calon jemaah haji reguler kini memiliki gambaran lebih jelas mengenai dana yang perlu dipersiapkan untuk keberangkatan pada musim haji 2027.


