BERITA TERBARU
Penjualan Samsung Galaxy Z Fold8 Naik 20 Persen Usai iPhone Duo Meluncur Putin Bertemu Pejabat Iran, Bahas Keamanan Regional dan Situasi Pascaperang Amorim Kecewa Milan Kalah dari Ferencvaros, Sebut Tim Tidak Siap Bertanding Industri Drakor Korea Selatan Krisis, Produksi Anjlok 30 Persen Kementerian PU Bangun IPAL Modern Berkapasitas 240 Ribu Meter Kubik Per Hari melalui JSDP Zona 1 DPD RI Minta Hilirisasi Wilayah Timur Berpihak pada Rakyat, Industri Perikanan Perlu Diperkuat BRI Peduli Ajak Jurnalis Turun Langsung Bertani di Kota, Kenalkan Praktik Urban Farming Berbasis Komunitas melalui BRInita BAZNAS RI bersama Sabana Foundation Kerja Sama Pengembangan Program ZChicken Kunjungi Balai Transmigrasi Denpasar, Wamen Viva Yoga: Di Balai Kita Pasarkan Produk UMKM Transmigran ke Wisatawan BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkot Sabang Perkuat Kolaborasi Perluas Perlindungan Pekerja Informal
TREN

Penjualan Samsung Galaxy Z Fold8 Naik 20 Persen Usai iPhone Duo Meluncur

Penjualan Samsung Galaxy Z Fold8 Naik 20 Persen Usai iPhone Duo Meluncur
dok. wikiepedia

Penjualan Samsung Galaxy Z Fold8 mengalami peningkatan setelah Apple meluncurkan iPhone Duo, ponsel lipat pertamanya. Kehadiran perangkat baru Apple tersebut justru diikuti lonjakan penjualan ponsel lipat andalan Samsung di pasar Korea Selatan.

Menurut laporan The Korea Herald, penjualan Samsung Galaxy Z Fold8 meningkat 20 persen pada periode 23-29 Oktober 2026. Kenaikan ini terjadi sekitar satu pekan setelah iPhone Duo resmi dirilis di Korea Selatan pada 23 Oktober 2026. Meski demikian, angka penjualan secara keseluruhan tidak diungkapkan.

Peningkatan tersebut menunjukkan Galaxy Z Fold8 masih memiliki daya tarik kuat di tengah persaingan pasar ponsel lipat yang semakin ketat. Menariknya, perhatian konsumen terhadap perangkat Samsung ini sebenarnya sudah meningkat sejak Apple mengumumkan iPhone Duo pada September 2026.

Dikutip dari 9to5Google, Jumat (6/11), terdapat sejumlah faktor yang diduga membuat konsumen lebih tertarik memilih Galaxy Z Fold8 dibandingkan perangkat lipat Apple.

Salah satunya adalah faktor harga. Di Korea Selatan, Samsung Galaxy Z Fold8 dinilai lebih terjangkau dibandingkan iPhone Duo. Selain itu, berbagai penawaran dan promosi penjualan yang masih berlangsung turut membuat perangkat Samsung semakin menarik bagi calon pembeli.

Faktor lainnya berkaitan dengan pengalaman penggunaan perangkat. Sejumlah aplikasi disebut belum dioptimalkan dengan baik untuk perangkat lunak Apple pada iPhone Duo.

Apple juga menghadapi kontroversi terkait kerusakan layar bagian dalam iPhone Duo yang dikenal dengan istilah “crackgate”. Sejumlah pengguna dilaporkan mengalami masalah pada layar perangkat yang diduga berkaitan dengan kesalahan manufaktur.

Persoalan tersebut dinilai dapat memengaruhi kesan awal konsumen terhadap ponsel lipat pertama Apple. Namun, belum ada bukti yang memastikan kontroversi tersebut menjadi penyebab langsung meningkatnya penjualan Galaxy Z Fold8.

Di Indonesia, Samsung Galaxy Z Fold8 dibanderol mulai Rp28,499 juta untuk varian RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB.

Samsung juga dikabarkan berencana meningkatkan investasi pada perangkat dengan desain lipat pada 2027. Langkah tersebut menunjukkan keseriusan perusahaan dalam memperkuat posisinya di pasar ponsel lipat global.