BERITA TERBARU
Krisis Chip Ganggu Produksi Mobil Fiat di Italia, Stellantis Terancam Setop Pabrik Pelari 24 Tahun Meninggal Usai Kolaps di NYC Marathon 2026, Diduga Rhabdomyolysis Bincang Mendag Busan dengan UMKM di NTB, Dorong Perluasan Pasar Domestik dan Jajaki Ekspor FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit Saat Rocky Gerung Sebut DPD RI Sebagai Dewan Penuntun Demokrasi RI Ubah Limbah Sawit Jadi Pakan Bernilai, TEP UNAIR Dampingi Peternak di Prafi Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor Kemenpar Gelar AK-RT 2026 untuk Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ASEAN dan Korea Kementerian PU Tinggikan Jalan Nasional Semarang-Demak, Kurangi Genangan Rob Kaligawe Jelang Nataru 2026/2027 Dari Jagung SPHP hingga Pengawasan Integrator, Mentan Amran Tegas Perkuat Peternak Rakyat
TEKNO

OpenAI Rilis GPT-6.1 Terra, Diklaim Lebih Cepat dan Murah

OpenAI Rilis GPT-6.1 Terra, Diklaim Lebih Cepat dan Murah
dok. itbeat

OpenAI merilis model kecerdasan buatan (AI) terbaru, GPT-6.1 Terra, pada Senin (26/10). Model ini dirancang untuk menangani berbagai tugas berbasis komputer, mulai dari menyusun proposal dan mengisi formulir hingga mengedit video, dengan kemampuan yang diklaim lebih cepat, akurat, dan hemat biaya dibandingkan pendahulunya.

Dalam pengumuman di laman resminya, OpenAI menyebut GPT-6.1 Terra menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan GPT-5.6 Terra. Model terbaru tersebut dikembangkan untuk membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan sehari-hari secara lebih efisien melalui interaksi langsung dengan komputer.

OpenAI menguji kemampuan model ini menggunakan Agent’s Last Exam, sebuah tolok ukur untuk menilai kemampuan agen AI dalam menyelesaikan tugas profesional. Pengujian tersebut mencakup pekerjaan seperti membuat model tiga dimensi, gambar arsitektur, dan animasi.

“Pada tingkat upaya penalaran Sedang, GPT-6.1 Terra meraih skor 15 poin persentase lebih tinggi daripada GPT-5.6 Terra dengan biaya sekitar sepertiganya,” tulis OpenAI.

Perusahaan juga menyatakan performa GPT-6.1 Terra dapat menyamai GPT-6 Astra dalam pengujian tertentu, dengan biaya per token sekitar sepersepuluhnya.

Hasil pengujian lain melalui MMMU-Pro dan OSWorld 2.1 turut menunjukkan peningkatan kemampuan model dalam memahami dan menjalankan tugas berbasis komputer. OpenAI mengklaim GPT-6.1 Terra mampu menyelesaikan pekerjaan lebih dari tiga kali lebih cepat dibandingkan GPT-6 Astra dan GPT-6.1 Sol.

Selain kecepatan, OpenAI menyoroti peningkatan akurasi model. Tingkat kesalahan pada upaya penalaran rendah disebut turun dari 53,6 persen pada GPT-5.6 Terra menjadi 16,7 persen pada GPT-6.1 Terra.

Sementara itu, pada tingkat penalaran maksimum, tingkat kesalahan model tercatat turun menjadi 4,3 persen. Meski demikian, OpenAI menyebut GPT-6.1 Sol dan GPT-6 Astra masih lebih unggul untuk tugas pemrograman yang paling kompleks.

GPT-6.1 Terra tersedia bagi pengguna Plus, Pro, Enterprise, dan Edu melalui ChatGPT Work dan Codex. Pengembang juga dapat mengakses model ini melalui API dengan nama gpt-6.1-terra.

OpenAI menetapkan harga API sebesar US$1 per satu juta token input, US$0,05 untuk token input yang tersimpan dalam cache, serta US$5 per satu juta token output.

Dengan peningkatan kemampuan, kecepatan, dan efisiensi biaya tersebut, GPT-6.1 Terra ditujukan untuk memperluas penggunaan agen AI dalam pekerjaan profesional dan aktivitas digital sehari-hari.