BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
DAERAH

Tinjau Gedung Bapenda Pascakebakaran, Wagub Rano Pastikan Layanan Perpajakan Tetap Berjalan

Tinjau Gedung Bapenda Pascakebakaran, Wagub Rano Pastikan Layanan Perpajakan Tetap Berjalan
dok. Pemprov DKI

Jakarta — Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, memastikan layanan perpajakan tetap berjalan setelah kebakaran yang terjadi di Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat. Ia menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung lokasi pada Minggu (9/8).

“Layanan perpajakan tetap berjalan karena data perpajakan DKI Jakarta telah memiliki sistem pencadangan digital. Untuk memastikan kondisi gedung tetap aman, dua unit mobil pemadam dengan 10 personel tetap disiagakan di lokasi,” ujar Wagub Rano.

Sekitar 1.000 aparatur sipil negara dari Bapenda, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dinas Perhubungan, Badan Pengelolaan Aset Daerah, dan Bank Jakarta untuk sementara bekerja secara bergantian melalui skema bekerja dari rumah maupun dari kantor pemerintahan lain.

Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan langkah pemulihan untuk layanan pengendalian lalu lintas. Ruang pengendalian Dishub di lantai 16 ikut terdampak kebakaran sehingga dashboard CCTV dan Command Center akan dipindahkan ke Pusat Data dan Informasi di kawasan MT Haryono.

Selama proses pemulihan, pengaturan lalu lintas dilakukan secara manual dengan menempatkan petugas di sejumlah simpang prioritas yang berpotensi mengalami kepadatan.

“Dishub DKI Jakarta akan mengerahkan petugas ke sejumlah simpang prioritas yang berpotensi mengalami kepadatan. Keselamatan penghuni gedung menjadi prioritas utama. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Wagub Rano.

Satu orang yang sempat berada di lantai 15 berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan dibawa ke Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat, untuk mendapatkan penanganan medis.

Laporan kebakaran diterima pada pukul 21.30 WIB. Personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan tiba sekitar 10 menit kemudian dan langsung melakukan pemadaman. Sebanyak 37 unit mobil pemadam dengan 185 personel dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut.

Api sempat kembali muncul di lantai 8 pada pukul 09.50 WIB setelah sebelumnya berhasil dilokalisasi sekitar pukul 02.00 WIB. Petugas kembali melakukan pemadaman dan mengendalikan api dalam waktu sekitar 10 menit. Seluruh operasi penanganan dinyatakan selesai pada pukul 12.05 WIB.

Wagub Rano mengatakan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Berdasarkan informasi awal dari pengelola gedung, titik api diduga berasal dari lantai 11 dan kemudian berdampak hingga lantai 16.

“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan berdasarkan informasi awal dari pengelola gedung, titik api diduga berasal dari lantai 11 dan kemudian berdampak hingga lantai 16. Garis polisi telah dipasang di lokasi, serta proses penyelidikan selanjutnya dilakukan oleh Polda Metro Jaya untuk memastikan penyebab kebakaran,” pungkasnya.