BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
DAERAH

Gubernur Ansar Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 610 PNS Kepri

Gubernur Ansar Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 610 PNS Kepri
dok. Diskominfo Kepri

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (14/8).

Pada 2026, sebanyak 610 PNS Pemprov Kepri menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian, kesetiaan, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

Dalam sambutannya, Ansar menegaskan bahwa ASN memiliki peran strategis dalam memastikan konektivitas, pemerataan pembangunan, dan kualitas pelayanan publik di wilayah kepulauan, khususnya di pulau-pulau terluar dan kawasan perbatasan.

“Aparatur Sipil Negara memegang peran yang sangat krusial dalam memastikan konektivitas dan pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan. Khususnya di pulau-pulau terluar, setiap dedikasi yang diberikan oleh 12.490 ASN di lingkungan Pemprov Kepri akan berdampak langsung pada ketahanan nasional dan citra bangsa di mata dunia internasional,” ujar Ansar.

Menurutnya, karakteristik geografis Kepulauan Riau yang didominasi wilayah laut menghadirkan tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, dibutuhkan komitmen, mental pantang menyerah, serta ketulusan dalam bekerja agar kebijakan dan pelayanan publik dapat dirasakan seluruh masyarakat Kepri tanpa terkecuali.

Ansar mengatakan, penganugerahan Satyalancana Karya Satya menjadi momentum penting sekaligus bentuk penghargaan atas perjalanan panjang para abdi negara dalam menjalankan tugas.

“Penghargaan ini bukan sekadar lambang kehormatan, melainkan simbol rekam jejak dedikasi tanpa celah, di mana saudara sekalian telah menunjukkan loyalitas kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta bangsa dan negara,” katanya.

610 PNS Terima Satyalancana Karya Satya

Dari 610 penerima penghargaan, sebanyak 38 PNS menerima Satyalancana Karya Satya masa bakti 30 tahun, 140 PNS masa bakti 20 tahun, dan 432 PNS masa bakti 10 tahun.

Dalam suasana penuh keakraban, Ansar meminta para penerima penghargaan dari masing-masing masa bakti untuk berdiri. Ia juga menyampaikan candaan ringan kepada penerima masa bakti 30 tahun yang sebagian di antaranya telah mendekati masa purna tugas.

Menurut Ansar, masa pengabdian selama 10, 20, hingga 30 tahun merupakan bukti keteguhan hati dan komitmen para ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan, terutama dalam melayani masyarakat di wilayah kepulauan dan perbatasan.

Kinerja ASN Dorong Kemajuan Kepri

Gubernur Ansar juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan makro Provinsi Kepulauan Riau yang tidak terlepas dari kontribusi dan kinerja aparatur pemerintahan.

Ia menyebutkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepulauan Riau pada 2025 mencapai 80,53 poin. Capaian tersebut menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan IPM tertinggi di luar Pulau Jawa dan berada di posisi ketiga secara nasional setelah Daerah Khusus Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sementara itu, Indeks Profesionalitas ASN Kepulauan Riau pada 2025 mencapai 83,40, meningkat 1,03 poin dibandingkan 2024 yang berada pada angka 82,37.

“Selama dua tahun berturut-turut, Provinsi Kepri masuk dalam kategori tinggi,” kata Ansar.

Atas capaian tersebut, Ansar menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas tenaga, pemikiran, dan pengabdian yang telah diberikan untuk masyarakat dan daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau beserta seluruh masyarakat, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengabdian, keringat, dan pemikiran yang telah Bapak dan Ibu curahkan selama bertahun-tahun,” ujarnya.

Ansar berharap penghargaan yang diterima dapat menjadi pemicu semangat baru bagi para ASN untuk meningkatkan kinerja sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda aparatur.

Ia mendorong para penerima penghargaan untuk terus berkontribusi dalam membangun birokrasi Pemprov Kepri yang semakin profesional, akuntabel, dan berdaya saing.

“Jadilah role model atau teladan bagi rekan-rekan ASN muda lainnya di lingkungan Pemprov Kepri dalam mewujudkan birokrasi Provinsi Kepulauan Riau yang semakin profesional, akuntabel, dan berdaya saing demi terwujudnya Kepri yang maju, makmur, dan merata,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Ansar mengucapkan selamat kepada seluruh penerima Satyalancana Karya Satya Tahun 2026. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk melanjutkan pengabdian terbaik bagi bangsa, negara, dan Provinsi Kepulauan Riau.

Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Kepri periode 2016–2021 Nurdin Basirun, Danrem 033/Wira Pratama Bambang Herqutanto, Danlantamal IV Agus Rohimat, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepri Rosliani, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, pejabat fungsional utama di lingkungan Pemprov Kepri, Tim Khusus Gubernur, serta seluruh penerima Satyalancana Karya Satya.