BERITA TERBARU
BAZNAS RI dan Pemkab Pandeglang Jajaki Sinergi Pengentasan Kemiskinan Hingga Perbaikan Rumah Mustahik BAZNAS RI Bantu UMKM Mustahik di Ternate Naik Kelas Lewat Digital Marketing BAZNAS RI Kembali Berangkatkan Mustahik Kerja di Jepang ATR/BPN Dekat Permudah Akses Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan Mentan Amran Percepat Penyaluran SPHP Jagung, Peternak Lebih Mudah Akses Pakan China Targetkan Matahari Buatan BEST Rampung 2027, Listrik Fusi Mulai Diuji 2030 Temui Peternak Pukul 06.00, Mentan Amran Berikan Solusi Serap Jagung Tekan Biaya Pakan Mentan Amran Berikan Solusi Permanen ke Peternak Lewat Ekosistem Terintegrasi John Herdman Bidik Timnas Indonesia Tembus Empat Besar Asia Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT
DAERAH

Tekan Kemiskinan di Wanam, Menteri Dody Siapkan Dukungan Gereja dan Kebutuhan Dasarnya

Tekan Kemiskinan di Wanam, Menteri Dody Siapkan Dukungan Gereja dan Kebutuhan Dasarnya
dok. Kementerian PU

Pembangunan Kawasan Sentra Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Wanam diarahkan tidak hanya untuk memperkuat ketahanan pangan, energi, dan air, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Sejalan dengan upaya tersebut, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau Gereja Santa Theresia Ilwayab di Kampung Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, pada Kamis (8/10/2026), untuk memastikan rencana dukungan perbaikan bangunan serta pemenuhan kebutuhan dasar gereja berupa air bersih, listrik, dan sanitasi.

Menteri Dody mengatakan pembangunan KSPEAN Wanam harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk mendorong perubahan sumber penghidupan agar warga memiliki peluang meningkatkan pendapatan. Pengembangan pertanian diharapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi baru yang melengkapi mata pencaharian masyarakat yang selama ini banyak bergantung pada sektor perikanan.

“Di satu sisi kita mengerjakan sawah agar masyarakat di sini mulai memahami ada kehidupan baru, ada kegiatan ekonomi baru yang bernama pertanian. Bukan hanya nelayan, tetapi pertanian juga ada. Di sisi lain kita juga memastikan kehidupan keagamaan di sini berjalan baik,” kata Menteri Dody.

Menurut Menteri Dody, pemberdayaan ekonomi perlu berjalan beriringan dengan perhatian terhadap fasilitas sosial dan keagamaan. Karena itu, Kementerian PU menyiapkan dukungan perbaikan Gereja Santa Theresia Ilwayab yang telah berdiri sejak 1990-an dan kondisinya sudah memerlukan peningkatan. Selain gereja tersebut, satu gereja lainnya juga direncanakan mendapat dukungan perbaikan.

“Kebetulan ada permintaan untuk merenovasi gereja. Saya datang untuk mengecek seperti apa kondisinya. Ternyata memang sudah terlalu tua. Kita akan segera merenovasi ini,” ujar Menteri Dody.

Dukungan untuk Gereja Santa Theresia Ilwayab juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar agar bangunan dapat digunakan secara lebih layak. Untuk penyediaan air bersih, Kementerian PU akan mengecek potensi pemanfaatan embung swadaya masyarakat yang berada sekitar 600 meter dari gereja, termasuk kondisi toren dan kebutuhan jaringan perpipaan.

“Kita akan cek kondisi embung dan toren yang ada. Kalau torennya sudah tidak bisa dipakai kita akan ganti, termasuk pembangunan jaringan pipa dari embung menuju gereja,” kata Menteri Dody.

Sementara itu, dukungan listrik dan sanitasi direncanakan menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar Gereja Santa Theresia Ilwayab. Gereja tersebut berada berdekatan dengan SD YPPK ST Pomtanusmgoowe Ilwayab sehingga menjadi salah satu fasilitas penting bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat setempat.

Dalam jangka panjang, KSPEAN Wanam diharapkan membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi produktif, termasuk pertanian dan pemanfaatan potensi lokal seperti sagu dan kelapa. Dengan terbukanya peluang usaha dan sumber pendapatan baru, pembangunan kawasan diharapkan turut mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Wanam.

Menteri Dody meminta jajaran Kementerian PU segera menindaklanjuti hasil peninjauan. Survei awal telah dilakukan oleh jajaran balai sehingga kebutuhan perbaikan gereja dan dukungan fasilitas dasarnya dapat diproses lebih lanjut.

“Saya berharap bukan sekadar ngomong-ngomong. Teman-teman balai sudah ke sini dan sudah melakukan survei awal. Saya hanya memastikan agar bisa segera dikerjakan dalam waktu sesingkat-singkatnya,” ujar Menteri Dody.