Kemenperin Punya Menteri Baru, Eva Monalisa Minta Perkuat Industri Dalam Negeri dan UMKM
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKB Eva Monalisa menyampaikan sejumlah pesan kepada Sarmuji setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perindustrian. Ia berharap pergantian kepemimpinan di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tidak menghambat program-program perindustrian yang telah berjalan.
Eva justru mendorong agar berbagai kebijakan tersebut dipercepat untuk memperkuat industri nasional. Menurutnya, pengalaman Sarmuji sebagai anggota DPR dapat menjadi modal penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan parlemen, khususnya Komisi VII DPR RI.
“Pertama tentu saya mengucapkan selamat kepada Pak Sarmuji atas amanah barunya sebagai Menteri Perindustrian. Beliau bukan orang baru di DPR, sehingga saya berharap komunikasi antara pemerintah dan parlemen, khususnya Komisi VII, bisa semakin kuat,” kata Eva dalam keterangannya, sebagaimana diberitakan Parlementaria DPR RI, Minggu (4/10/2026).
Eva mengatakan sejumlah agenda strategis perlu menjadi perhatian Menteri Perindustrian yang baru. Agenda tersebut meliputi penguatan industri dalam negeri, pemberdayaan UMKM dalam rantai industri, hilirisasi, peningkatan investasi, hingga penciptaan lapangan kerja.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pemerataan kawasan industri di berbagai daerah. Menurut Eva, pertumbuhan sektor industri tidak seharusnya hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu, tetapi juga harus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat daerah.
“Jangan sampai pergantian menteri membuat program-program perindustrian yang sudah berjalan terputus. Justru harus ada percepatan,” ujarnya.
Eva juga meminta agar industri daerah dan UMKM ditempatkan sebagai bagian penting dalam ekosistem industri nasional. Pengembangan kawasan industri, kata dia, harus mampu mendorong pelaku usaha dan masyarakat di sekitarnya untuk meningkatkan kapasitas ekonomi.
Komisi VII DPR RI, lanjut Eva, siap menjadi mitra kerja pemerintah dalam mendukung kebijakan yang bertujuan memperkuat industri nasional. Namun, fungsi pengawasan parlemen tetap akan dijalankan untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha.
“Saya berharap Pak Sarmuji tidak hanya melihat industri dari pusat dan industri besar. Industri daerah dan UMKM harus menjadi bagian dari ekosistem industri nasional. Jangan sampai kawasan industri berkembang, tetapi pelaku usaha dan masyarakat di sekitarnya tidak ikut naik kelas,” kata Eva.


