BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Strategi BP Tapera Mengejar 3 Bulan Terakhir di Tahun 2026
OTOMOTIF

30 Siswa SMK Bekasi Ikuti Pelatihan Otomotif Agar Siap Kerja Langsung dari Sekolah

30 Siswa SMK Bekasi Ikuti Pelatihan Otomotif Agar Siap Kerja Langsung dari Sekolah
30 Siswa SMK Bekasi Ikuti Pelatihan Otomotif (Foto/Unsplash)

Sebanyak 30 siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan dari beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bekasi mengikuti pelatihan keterampilan otomotif bertaraf industri. Program ini tidak sekadar teori di kelas peserta langsung berlatih membongkar pasang komponen, mendiagnosis kerusakan mesin, hingga perawatan sistem kelistrikan kendaraan bermotor. Pelatihan dirancang menyelaraskan kemampuan lulusan dengan standar yang dibutuhkan bengkel resmi, perusahaan otomotif, serta industri manufaktur kendaraan yang tumbuh pesat di kawasan Bekasi.

Pelatihan diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi bekerja sama dengan perusahaan otomotif mitra dan asosiasi bengkel resmi. Pesertanya adalah siswa kelas XI dan XII dari SMK Negeri maupun swasta di wilayah Bekasi yang telah menyelesaikan pembelajaran dasar otomotif. Pengajar terdiri dari instruktur berpengalaman serta teknisi senior yang bekerja di industri.

Kegiatan berlangsung selama dua minggu, dari 7 hingga 20 September 2026, dilaksanakan setiap hari kerja pada pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Upacara penutupan dan penyerahan sertifikat kompetensi dilaksanakan pada hari terakhir pelatihan.

Pelatihan dilaksanakan di Pusat Keunggulan SMK Negeri 1 Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, memberikan fasilitas yang dilengkapi peralatan bengkel lengkap dan terkini guna mensimulasikan kondisi kerja nyata.

Lulusan SMK sering dikatakan belum siap kerja meski sudah tamat sekolah. Kurikulum yang tertinggal dari perkembangan teknologi menjadi salah satu penyebabnya. Pelatihan ini hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut memastikan apa yang dipelajari siswa sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Bagi daerah seperti Bekasi yang menjadi pusat industri otomotif nasional, ketersediaan tenaga kerja terampil adalah kunci kemajuan ekonomi daerah.

Peserta dibagi menjadi kelompok kecil agar mendapat bimbingan intensif. Materi mencakup perawatan mesin bensin dan diesel, sistem rem, sistem kelistrikan bodi, hingga penggunaan alat pemindai kerusakan (scanner) kendaraan modern. Setiap siswa wajib menyelesaikan praktik mandiri dan lulus ujian keterampilan. Yang dinyatakan kompeten menerima sertifikat resmi yang dapat dijadikan tambahan berkas lamaran kerja. Perusahaan mitra juga membuka peluang rekrutmen langsung bagi peserta yang menunjukkan prestasi unggul selama pelatihan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi memberikan pendapat. “Kami ingin memastikan setiap lulusan SMK tidak hanya memegang ijazah, tetapi memiliki keterampilan yang diakui dan langsung bisa diterima bekerja,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi seperti dilansir dari siaran berita resmi di laman website dpmptsp.bekasikab.go.id, Rabu (23/9/2026).

Bakat tidak cukup, namun yang dibutuhkan adalah kesempatan untuk mengasahnya. Melalui pelatihan ini, 30 pemuda dari Bekasi kini berdiri lebih tegak, siap melangkah dari ruang kelas menuju dunia kerja yang sesungguhnya.