BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
DAERAH

Tinjau Fortuna Shoes, Wamendag Roro Dorong Produk Lokal Perluas Pasar Ekspor

Tinjau Fortuna Shoes, Wamendag Roro Dorong Produk Lokal Perluas Pasar Ekspor
dok. Kementerian Perdagangan

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengunjungi CV Fortuna Shoes di Bandung, Jawa Barat, pada Senin (14/9). 

Ia mengapresiasi kualitas hasil karya dan mendorong Fortuna Shoes memanfaatkan fasilitasi penjajakan bisnis (business matching) oleh perwakilan perdagangan di

luar negeri.

“Kementerian Perdagangan mengoptimalkan peran perwadag, baik Atase Perdagangan maupun Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) melalui fasilitasi berbagai business matching dan business pitching agar pelaku

usaha lokal dapat terhubung langsung dengan buyer potensial. 

Fortuna Shoes dapat memanfaatkan fasilitasi

tersebut guna memperluas pasar ekspor,” jelas Wamendag Roro. 

Terkait hal itu, Fortuna Shoes yang nanti bergabung dalam stan Pemprov Jabar dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 dapat mengoptimalkan peran perwadag sebagai kesempatan business matching langsung di lokasi.

Pada TEI 2025 lalu, pameran ini berhasil mencatatkan kehadiran hingga 8.045 buyer dari berbagai negara. Halini membuktikan peran strategis TEI sebagai pameran dagang terbesar Indonesia dalam mendongkrak angka

ekspor Indonesia. 

Kemendag berupaya capaian tahun ini pun dapat membanggakan. Wamendag Roro memandang, selain angka transaksi dan ekspor, perusahaan juga berkontribusi bagi

lingkungannya. “Perempuan-perempuan kuat mendominasi perusahaan ini sekitar 60 persen. 

Hal ini merupakan dampak pengganda (multiplier effect) yang positif bagi lingkungan sekitar perusahaan,” pungkas

Wamendag Roro.

Turut hadir Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Bayu WicaksonoPutro. Hadir pula pejabat penerbit dari Instansi Penerbit SKA (IPSKA)⁠ Kepala Dinas Perindustrian dan

Perdagangan Prov. Jawa Barat Nining Yuliastiani dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bandung Ronny Ahmad Nurudin.

Farhan menyatakan, pertumbuhan industri manufaktur mempengaruhi penyediaan lapangan kerja daninvestasi. SKA dari Kemendag sudah didapatkan produk Bandung yang berorientasi ekspor. “Dengan Surat

Keterangan Asal (SKA), jualan di manapun, pembeli akan mengatahui bahwa sepatu Fortuna berasal dari

Bandung. 

Hal ini tentu membawa nilai tambah bagi Bandung,” ujar Farhan. CV Fortuna Shoes didirikan Dede Chandra pada 1969 di Bandung. Dalam berkarya, Fortuna Shoes selalu berlandaskan tradition, craftmanship, dan quality. Ketiganya menjadi komitmen sekaligus prioritas FortunaShoes. 

Fortuna Shoes yang memproduksi alas kaki dan bagiannya dengan kode HS 6403 dan 6406 telah terdaftar pada sistem e-SKA sejak 9 Januari 2012 dan telah menerbitkan SKA sejak 2000.

Dengan mengedepankan kualitas dan standar produksi yang tinggi, produk Fortuna Shoes telah memiliki kapasitas produksi hingga 50 ribu pasang sepatu per tahun dengan tujuan ekspor utama yaitu Jepang, disusul

United Kingdom, Korea Selatan, dan Jerman yang memperoleh fasilitas tarif preferensi melalui skema Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA), ASEAN-Korea Free Trade Area (AKFTA), serta

Generalised Scheme of Preferences (GSP) Uni Eropa. Pemanfaatan skema tersebut turut mendukung daya saing produk Indonesia di pasar negara mitra.

CV Fortuna Shoes diketahui telah memproduksi sepatu dengan merek “Jalan Sriwijaya” yang dipasarkan secara

khusus di Jepang melalui GMT Inc. yang berperan sebagai pemilik merek, importir, sekaligus pengelola gerai.

Saat ini, produk Jalan Sriwijaya telah dipasarkan melalui tujuh gerai di sejumlah kota di Jepang. Merek tersebut

telah memiliki citra dan pangsa pasar yang kuat, khususnya pada segmen konsumen menengah atas.

Pada Juni 2025, Wakil Menteri Perdagangan Roro mengunjungi salah satu gerai “Jalan Sriwijaya” di Nihonbashi,Tokyo. 

Dalam kunjungan tersebut, Wamendag Roro berdiskusi dengan pemilik GMT Inc. sekaligus membeliproduk sepatu Jalan Sriwijaya tersebut.

Konsistensi dalam menjaga kualitas juga mengantarkan Fortuna Shoes meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Produk Sepatu Terbaik Kategori Sepatu Harian untuk Laki-Laki pada Pameran Alas Kaki, Kulit &

Produk Kulit Indonesia dari Kementerian Perindustrian pada 2009, serta Primaniyarta Export Award untuk kategori Eksportir Pembangun Merek Global.

Kategori: Daerah