BERITA TERBARU
Anggota DPR RI Zulfikar Achmad Meninggal Dunia, DPR Sampaikan Belasungkawa Mohamed Salah Dikabarkan Bakal Dapat Dua Penghargaan Langka di Turki Mengenal Senat AS, Lembaga Penting yang Diperebutkan Trump dan Demokrat Canva PHK 1.271 Karyawan, CEO Sebut Perusahaan Perlu Perombakan Besar Indonesia Tampil dengan Wajah Baru di WTM London 2026, Perkuat Pasar Eropa dan Kemitraan Pariwisata Global Wamentan Alim Dorong Hilirisasi Perkebunan, Bidik 90 Persen Ekspor dalam Produk Olahan Dukung Jurnalisme Berkualitas, BRI Kukuhkan 35 Jurnalis Penerima Beasiswa Pascasarjana melalui BRI Fellowship Journalism 2026 Kepala BGN: MBG Jadi Instrumen Penggerak Ekonomi Petani dan Peternak Lokal Rekrutmen dan Pengusulan Peserta MagangHub Batch 3 Berlangsung pada 5–11 November ADIPEC 2026 Jadi Ajang Perluasan Kemitraan Industri Hulu Migas Indonesia
TREN

Susanti Upin dan Ipin Serukan Doa untuk Korban Karhutla Kalimantan

Susanti Upin dan Ipin Serukan Doa untuk Korban Karhutla Kalimantan
dok. CNN Indonesia

Rumah produksi animasi asal Malaysia, Les’ Copaque Production, kembali menyuarakan kepedulian terhadap krisis lingkungan melalui kampanye solidaritas untuk korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Kali ini, pesan tersebut disampaikan melalui Susanti, karakter asal Indonesia dalam serial animasi populer Upin dan Ipin.

Dalam unggahan di akun Instagram @susantiasyik pada Selasa (20/10), Susanti ditampilkan menunduk sedih sambil menangkupkan kedua tangan di depan dada untuk berdoa. Poster tersebut memperlihatkan kobaran api yang melahap kawasan hutan, disertai siluet petugas pemadam kebakaran yang berjuang memadamkan api.

Visual itu juga menampilkan petugas yang berupaya menyelamatkan seekor orang utan bersama anaknya dari ancaman kebakaran. Pesan bertuliskan “PRAY FOR KARHUTLA KALIMANTAN” terpampang di bagian atas poster sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat dan satwa liar yang terdampak bencana.

“Mari kita bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita di Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan,” demikian keterangan yang menyertai unggahan tersebut.

Les’ Copaque juga berharap kebakaran segera terkendali dan tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar. Mereka turut menyampaikan doa bagi keselamatan warga, satwa liar, serta petugas yang bertugas di lapangan.

Unggahan itu disertai sejumlah tagar, termasuk #PrayforKalimantan dan #Karhutla. Kampanye tersebut melanjutkan rangkaian pesan kepedulian lingkungan yang sebelumnya disuarakan melalui karakter Upin dan Ipin.

Sebelumnya, si kembar dari Kampung Durian Runtuh juga menyampaikan pesan mengenai hak anak-anak untuk menghirup udara bersih. Serangkaian kampanye ini menyoroti dampak kebakaran hutan terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan kelestarian satwa liar.

Karhutla di sejumlah wilayah Indonesia juga berpotensi memicu kabut asap yang menyebar hingga lintas negara, termasuk Malaysia dan Singapura.

Berdasarkan Dashboard Informasi Penanganan Karhutla milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin (19/10), tercatat 10.934 titik panas dan 236 titik api di enam provinsi, yakni Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Kampanye Susanti menjadi salah satu bentuk dukungan publik terhadap upaya penanganan karhutla. Selain mendoakan korban, masyarakat diharapkan turut meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan mendukung langkah pencegahan kebakaran hutan agar dampaknya tidak semakin meluas.