Mohamed Salah Dikabarkan Bakal Dapat Dua Penghargaan Langka di Turki
Penyerang asal Mesir, Mohamed Salah, dikabarkan akan menerima dua penghargaan langka di Turki setelah memberikan dampak besar bagi klub Trabzonspor. Selain performa impresif di lapangan, kehadiran Salah disebut turut meningkatkan perhatian terhadap sepak bola dan pariwisata di negara tersebut.
Salah bergabung dengan Trabzonspor pada musim ini setelah meninggalkan Liverpool. Meski telah berusia 34 tahun, pemain tersebut masih menunjukkan produktivitas tinggi bersama klub Turki itu.
Dalam 10 pertandingan di Liga Turki, Salah dilaporkan telah mencatatkan delapan gol dan tiga assist. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi saat mencetak hattrick ketika menghadapi Galatasaray.
Dampak kehadiran Salah tidak hanya dirasakan Trabzonspor dari sisi performa. Popularitas pemain berjuluk The Egyptian King itu juga disebut memberikan pengaruh terhadap sektor pariwisata di Turki.
Jurnalis BBC Arabic, Mohamed Kaoud, mengungkapkan Salah berpotensi mendapatkan kewarganegaraan Turki serta penghargaan khusus dari pemerintah negara tersebut.

“Saya mendapat informasi bahwa Mohamed Salah ‘pasti’ akan diberikan kewarganegaraan Turki. Para pejabat dari Trabzon saat ini sedang bekerja sama dengan otoritas negara Turki untuk mempercepat proses naturalisasi bagi ikon sepak bola asal Mesir tersebut, beserta istri dan ketiga anaknya,” kata Kaoud, dikutip dari Sportbible.
Kaoud juga menyebut Salah akan dianugerahi Medali Negara untuk Layanan Terhormat dalam sebuah upacara besar. Penghargaan tersebut disebut sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya terhadap perkembangan olahraga dan pariwisata Turki.
Kehadiran Salah diklaim turut meningkatkan jumlah pengikut Trabzonspor di media sosial. Selain itu, popularitasnya disebut berkontribusi terhadap dibukanya rute penerbangan langsung dari Kairo, Mesir, menuju Kota Trabzon.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah Turki maupun pihak Trabzonspor mengenai pemberian kewarganegaraan dan penghargaan tersebut.
Salah juga dikabarkan akan bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut menjadi perhatian di tengah kabar mengenai kemungkinan pemberian penghargaan kepada pemain yang pernah membela Chelsea dan AS Roma tersebut.
Jika kabar tersebut terealisasi, Salah berpotensi mendapatkan pengakuan istimewa atas pengaruhnya di luar lapangan sepak bola.


