BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
NASIONAL

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bahas Penyesuaian Rekrutmen Prajurit TNI hingga Penanganan Bencana

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bahas Penyesuaian Rekrutmen Prajurit TNI hingga Penanganan Bencana
dok. BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto membahas sejumlah isu strategis bersama Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta sejumlah menteri dan pejabat terkait di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan berlangsung sejak sore hingga malam hari.

“Sore hingga malam hari ini, Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan beserta Menteri Pertahanan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet di kediaman Hambalang, Sabtu 29 Agustus 2026,” demikian keterangan Seskab.

Salah satu hal yang dibahas adalah perkembangan penyesuaian persyaratan perekrutan bagi masyarakat suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI. Presiden meminta perkembangan terkait upaya tersebut agar kesempatan untuk mengabdi sebagai prajurit dapat semakin terbuka.

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo meminta perkembangan mengenai beberapa hal antara lain, penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI,” tulis Seskab.

Selain itu, Presiden menerima laporan perkembangan penanganan sejumlah bencana di berbagai wilayah Indonesia, termasuk penanganan pascagempa bumi di Flores dan erupsi Gunung Merapi.

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah Kalimantan dan Sumatra, juga menjadi perhatian Presiden. Kepala Negara meminta agar langkah penanganan terus diperkuat sekaligus diiringi dengan upaya pencegahan di tingkat masyarakat.

Dalam hal tersebut, Presiden menekankan pentingnya peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan.

“Presiden ingin edukasi terkait bahaya pembakaran hutan diberikan para Babinsa di desa kepada warga untuk sama-sama menjaga hutan dan lahan kita bersama,” lanjut keterangan Seskab.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Presiden untuk terus memantau pelaksanaan kebijakan strategis pemerintah, baik dalam penguatan pertahanan dan sumber daya manusia TNI maupun dalam memastikan penanganan bencana serta perlindungan lingkungan berjalan secara cepat dan terpadu.