BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
NASIONAL

Seluruh Penerbangan Dibatalkan Akibat Erupsi Anak Krakatau, Begini Suasana di Bandara Soetta

Seluruh Penerbangan Dibatalkan Akibat Erupsi Anak Krakatau, Begini Suasana di Bandara Soetta
dok. IDX

Seluruh penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten dibatalkan imbas sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).

Berdasarkan pantauan di Terminal 1C, seluruh penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta mulai dilakukan penundaan sudah dimulai sejak pukul 05.00 WIB.

Para penumpang awalnya terus berdatangan ke Bandara Soetta untuk mendapatkan kepastian keberangkatan. Terlihat juga bagian mesin pesawat ditutup untuk menghindari masuknya debu vulkanik tersebut.

Akan tetapi, pada pukul 07.20 WIB, pihak Bandara Soetta mulai menginformasikan bahwa seluruh penerbangan dibatalkan imbas sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Setelah adanya informasi itu, para penumpang kemudian berbondong-bondong turun untuk menuju ruang maskapai penerbangan. Sesampainya diruang salah satu maskapai, mereka pun mendapatkan penjelasan dari petugas.

“Mohon maaf bapak, ibu, memang seluruh penerbangan dibatalkan karena musibah alam,” ucap salah satu petugas ke para calon penumpang.

Petugas tersebut menjelaskan, para penumpang bisa melakukan perubahan jadwal penerbangan atau membatalkan penerbangan. Perubahan jadwal, kata petugas itu, juga harus mengikuti situasi.

“Bapak, Ibu bisa melalukan reschedule. Tapi, tetap melihat situasi dan perkembangan apakah masih ada erupsi atau tidak,” kata petugas.

Sebelumnya, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, ditutup sementara pada Minggu (6/9/2026) akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Penutupan operasional penerbangan tersebut sebelumnya diberlakukan mulai pukul 01.30 WIB hingga 05.30 WIB.

Namun, otoritas Bandara Soekarno-Hatta kemudian memperpanjang penghentian operasional hingga pukul 09.30 WIB.

“Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Erupsi Anak Gunung Krakatau Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan pada pukul 05.30 sd 09.30 WIB,” tulis otoritas Bandara Soekarno-Hatta melalui akun Instagram resminya, Minggu (6/9/2026).