BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
NASIONAL

Mentan Amran ke Peserta Komcad ASN: Bangun Karakter, Berani Bermimpi Jadi Pemimpin

Mentan Amran ke Peserta Komcad ASN: Bangun Karakter, Berani Bermimpi Jadi Pemimpin
dok. Kementan

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta peserta Komponen Cadangan (Komcad) ASN Kementerian/Lembaga menjadikan pendidikan dan pelatihan sebagai momentum membangun karakter, disiplin, integritas, dan etos kerja.

Pesan itu disampaikan Mentan Amran saat memberikan pengarahan kepada peserta Komcad ASN Gelombang II Tahun 2026 di Hanggar Baru Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Kamis (24/9).

“Kalau Anda kehilangan uang, itu biasa-biasa saja. Kalau kehilangan kesehatan, kamu kehilangan sesuatu. Tapi kalau kehilangan karakter, kamu kehilangan semuanya,” kata Mentan Amran.

Menurutnya, karakter menjadi modal penting bagi ASN untuk menghadapi tekanan, menjalankan tanggung jawab, dan membangun karier. Karena itu, nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan Komcad harus diterapkan secara konsisten setelah kembali ke lingkungan kerja.

“Anda datang ke sini untuk mengubah mindset, mengubah karakter, mengubah tindakan dan harus persisten,” ujarnya.

Mentan Amran juga mendorong peserta berani memiliki cita-cita besar, termasuk menjadi pemimpin di masa depan. Namun, cita-cita tersebut harus dibarengi kerja keras dan proses yang panjang.

“Mau jadi menteri? Mau jadi gubernur? Mau jadi bupati? Genggam cita-citamu, jangan tinggalkan di sini sebelum kamu raih,” tegasnya.

Mentan sekaligus menekankan pentingnya sistem merit dalam birokrasi. Menurutnya, pengembangan karier ASN harus didasarkan pada kemampuan dan kinerja, bukan hubungan personal.

“Harus meritokrasi, merit sistem. Siapa punya kemampuan, silakan naik. Tidak ketemu kemampuan, turun,” kata Mentan Amran.

Dalam kesempatan tersebut, peserta Komcad ASN Gelombang II berjumlah 2.242 orang, terdiri dari 1.481 peserta putra dan 761 peserta putri. Mereka merupakan bagian dari target sekitar 4.000 peserta Komcad ASN tahun 2026 dan menjalani pendidikan untuk membentuk karakter, disiplin, loyalitas, jiwa korps, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Mentan Amran menutup arahannya dengan mengajak para peserta berani bermimpi, mengambil tindakan, dan konsisten menjalani proses.

“Make big dream, take action, persistent. Anda sukses, harus karakter kuat,” pungkasnya.