BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Strategi BP Tapera Mengejar 3 Bulan Terakhir di Tahun 2026
NASIONAL

Kementerian PU Optimalkan Bendungan Tapin untuk Jaga Ketersediaan Air di Musim Kemarau

Kementerian PU Optimalkan Bendungan Tapin untuk Jaga Ketersediaan Air di Musim Kemarau
dok. ‎Biro Komunikasi Publik ‎Kementerian PU

‎Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) optimalkan peran Bendungan Tapin di Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan dalam mengatur pemanfaatan air agar kebutuhan masyarakat, sektor pertanian, dan lingkungan tetap terpenuhi secara optimal saat musim kemarau.
‎
‎Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi Menteri PU Dody Hanggodo untuk mendukung target Swasembada Pangan dalam menghadapi ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino dengan menjaga ketersediaan air irigasi.
‎
‎”Kementerian PU terus mengoptimalkan operasi bendungan dan infrastruktur sumber daya air agar kebutuhan air baku, irigasi, dan pengendalian banjir tetap terjaga. Dengan pengelolaan yang optimal, kami memastikan pasokan air bagi masyarakat tetap aman dan berkelanjutan,” kata Menteri Dody.
‎
‎Secara teknis, Bendungan Tapin yang dikelola oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III ini berperan sebagai infrastruktur penyangga utama dalam menanggulangi deviasi iklim ekstrim akibat fenomena El Niño di wilayah Kalimantan Selatan. Saat ini volume tampungan tercatat sebesar  35.957.287 (m³)/ 68.12% dari kapasitas Tampungan Muka Air Normal.
‎
‎*5 Peran Strategis Bendungan Tapin*
‎
‎Dalam menghadapi puncak musim kemarau dan fenomena El Nino, Bendungan Tapin memiliki lima peran yang strategis. Pertama, optimasi pola operasi waduk (maximum storage retention). Pengelola waduk pada Bendungan Tapin menerapkan pola operasi dengan mempertahankan ketersediaan air sesuai Rencana Tahunan Operasi Waduk atau menjaga elevasi muka pada batas operasi normal.
‎
‎Kedua, menjaga kontinuitas air baku dan aliran sungai. Dengan suplai konstan pada Potensi Air Baku sebesar 500 L/s, bendungan menjaga pasokan air baku dan mempertahankan debit pemeliharaan sungai. Ketiga, pemantauan hidrologi presisi berbasis real-time data. Operasi pengeluaran air (outflow release) disesuaikan secara dinamis dengan memperhitungkan inflow dari hulu serta pemodelan cuaca dari BMKG dan BRIN.
‎
‎Keempat, penyesuaian pemanfaatan di hilir dengan memprioritaskan terlebih dahulu sesuai urutan prioritas pemenuhan/pemanfaatan air seperti mendahulukan untuk kebutuhan air baku baru kemudian untuk irigasi, kebutuhan industri, energi listrik dan pariwisata. Kelima, mitigasi dampak sekunder (penurunan risiko karhutla). Rilis air teratur ke alur sungai dan saluran irigasi membantu memperkecil penurunan tinggi muka air tanah (water table) di wilayah sekitarnya.
‎
‎Optimalisasi Bendungan Tapin ini selaras dengan Visi PU 608, melalui infrastruktur yang tepat sasaran dan memberikan nilai tambah bagi sektor-sektor produktif, sehingga mampu menghasilkan dampak ekonomi yang lebih besar, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
‎