BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
NASIONAL

HUT ke-81 RI, BAZNAS RI Mobilisasi Bantuan untuk Korban Gempa NTT

HUT ke-81 RI, BAZNAS RI Mobilisasi Bantuan untuk Korban Gempa NTT
dok. HUMAS BAZNAS

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memobilisasi bantuan darurat dan layanan kesehatan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bagian dari kepedulian kemanusiaan dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

​Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menjelaskan, penanganan gempa NTT terus diperkuat melalui penyaluran bantuan sembako, makanan, tenda pengungsian, layanan kesehatan, perlakuan khusus ibu dan anak, hingga perbaikan fasilitas umum seperti sekolah, masjid, serta MCK.

“Ini adalah bagian pengabdian kita kepada Allah, bagian dari pengabdian kita kepada sesama bangsa, mudah-mudahan dicatat oleh Allah sebagai rasa syukur kita atas kemerdekaan yang Allah limpahkan kepada bangsa Indonesia,” jelas Sodik Mudjahid saat memimpin Upacara HUT ke-81 RI di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, langkah tanggap darurat pascagempa pada Sabtu (15/8/2026) dilakukan dengan menerjunkan personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) ke Labuan Bajo untuk mendirikan posko, dapur umum, serta menyalurkan bantuan logistik di Desa Reo, Kabupaten Manggarai.

BAZNAS RI juga mengajak masyarakat dan para donatur untuk mendukung penanganan korban gempa melalui infak, sedekah, dan donasi guna mempercepat proses pemulihan di NTT.

“Kita berharap bahwa pasukan-pasukan kita yang sudah berada di NTT itu juga mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari para muzaki, dari para munfiq, dari para donatur untuk terus memberikan dukungan sedekahnya, infaknya, dan donasinya kepada pasukan-pasukan kita yang mulai hari kemarin sudah bergerak di NTT,” ujar Sodik Mudjahid.

Berdasarkan data sementara BNPB per Minggu (16/8/2026) pukul 16.00 WIB, gempa yang diikuti 995 kali gempa susulan tersebut mengakibatkan 53 orang meninggal dunia, 137 orang luka-luka, 5.659 warga mengungsi, serta merusakkan 2.403 rumah dan 213 fasilitas umum di berbagai kabupaten terdampak.