BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
HIBURAN

Nama El Rumi Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual di Media Sosial

Nama El Rumi Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual di Media Sosial
dok. capt: El Rumi terjerat kasus pelecehan (Foto/Pinterest)

Nama El Jalaluddin Rumi atau yang akrab disapa El Rumi mendadak menjadi perbincangan hangat di tanah air setelah namanya dikaitkan dengan dugaan kasus pelecehan seksual yang viral di media sosial. Isu ini memicu gelombang spekulasi luas dan memaksa pihak El Rumi untuk segera memberikan klarifikasi sekaligus menunjuk kuasa hukum guna melindungi nama baiknya.

El Rumi, putra musisi sekaligus politisi Ahmad Dhani, menjadi sasaran kaitan tuduhan yang beredar. Tudingan ditujukan kepada sosok berinisial EJR yang disebut-sebut sebagai artis muda ternama. Meski pelapor anonim tidak menyebut nama lengkap, warganet langsung mengaitkan inisial tersebut kepada El Rumi. Kuasa hukum El Rumi, Aldwin Rahadian, pun telah resmi ditunjuk untuk menangani masalah ini.

Sebuah akun anonim di platform Threads membagikan pengakuan pribadi yang menyebutkan pernah mengalami pelecehan seksual dari sosok artis berinisial EJR. Dalam unggahan yang menyebar luas tersebut, pemilik akun menyertakan dugaan adanya pemberian zat terlarang sebelum peristiwa itu terjadi. Tuduhan itu kemudian menjadi viral dan dikaitkan secara massal kepada El Rumi, meskipun tidak ada bukti langsung maupun penyebutan nama yang pasti.

Tuduhan itu pertama kali diunggah oleh akun anonim pada Rabu, 19 Agustus 2026. Dalam kurun waktu singkat, utas tersebut menyebar ke berbagai platform media sosial. Pihak El Rumi baru memberikan klarifikasi resmi melalui kuasa hukumnya pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Pemilik akun anonim menyebutkan pertemuan berawal dari kawasan Senayan, Jakarta. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan waktu, tempat pasti, maupun saksi yang menguatkan peristiwa tersebut.

Hal itu murni bersumber dari spekulasi warganet yang menyamakan inisial EJR dengan nama El Jalaluddin Rumi. Tidak ada penyebutan nama lengkap maupun bukti yang disampaikan secara langsung kepada publik. Tuduhan bersumber dari akun yang menyembunyikan identitasnya, sehingga kebenarannya belum dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui kuasa hukumnya, El Rumi membantah seluruh tuduhan tersebut. Pihaknya meminta pelapor muncul secara resmi dengan identitas jelas dan bukti yang sah, serta mengancam akan menempuh jalur hukum jika tuduhan tidak berdasar terus menyebar.

Mengutip dari Media CNN Indonesia, pernyataan kuasa hukum El Rumi menyebutkan bahwa kasus tersebut hanyalah dugaan semata.

“Bingung saja dan terganggu karena banyak yang mengkonfirmasi, ya kan. Ini baru saja dugaan. Ini siapa, apa bener apa gimana, ya bingung juga siapa yang bersangkutan ini siapa, EJR ini siapa?” sebutnya saat wartawan mewawancarainya.

Hingga saat ini, tuduhan tersebut belum memiliki dasar hukum yang jelas. Pihak El Rumi menegaskan siap melaporkan dan menempuh jalur hukum apabila ditemukan pihak yang sengaja menyebarkan berita tidak benar untuk merusak nama baiknya. Sementara itu, publik diimbau tidak langsung mempercayai informasi yang bersumber dari akun anonim tanpa bukti yang sah.