BERITA TERBARU
Di Tengah Kesibukan, Warga Manfaatkan PELATARAN untuk Urusan Pertanahan saat Akhir Pekan 2.000 Anak Muda Ikuti Senam Sehat Kawula Muda di Sleman Starlux Airlines Buka Rute Taipei-Bali, Terbang 5 Kali Sepekan Barelang Jadi Ruang Belajar Global untuk Transformasi Kawasan Transmigrasi Angka Tetap BPS: Produksi Padi 2026 hingga Agustus Capai 43,89 Juta Ton Cinema XXI Resmi Buka Bioskop Pertama di Maros, Punya 4 Studio WIG Talks 2026 Bedah Strategi Transformasi Gastronomi sebagai Penggerak Ekonomi Berkelanjutan Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober Summer Course 2026: Mahasiswa Jerman dan Indonesia Rancang Masa Depan Kawasan Transmigrasi Barelang
GAYA

2.000 Anak Muda Ikuti Senam Sehat Kawula Muda di Sleman

2.000 Anak Muda Ikuti Senam Sehat Kawula Muda di Sleman
dok. koranbernas.id

Sekitar 2.000 peserta mengikuti kegiatan Senam Sehat Kawula Muda di Lapangan Pemda Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (3/10/2026) pagi. Kegiatan tersebut mengajak generasi muda menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat, aktif, dan produktif.

Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan DPP Taruna Merah Putih, Angelina Dewi Laksana Putri, turut memimpin kegiatan senam yang diikuti peserta dari DIY dan sejumlah provinsi di Indonesia.

Sejak pagi, ribuan peserta yang didominasi kawula muda tampak antusias mengikuti gerakan senam bersama. Kegiatan berlangsung meriah sekaligus menjadi ruang pertemuan bagi anak muda dari berbagai latar belakang.

Angelina mengatakan aktivitas olahraga tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik. Menurut dia, olahraga juga dapat menjadi sarana membangun kebersamaan, kedisiplinan, serta energi positif di kalangan generasi muda.

“Anak muda harus kita dorong untuk terus bergerak, sehat, aktif dan produktif. Kegiatan seperti ini bukan hanya tentang berolahraga, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan menghadirkan ruang positif,” ujar Angelina.

Dia mengatakan pembangunan generasi muda perlu dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan pendidikan, kebudayaan, kesehatan, kreativitas, dan ruang aktualisasi.

“Generasi muda adalah kekuatan besar Indonesia. Mereka harus sehat secara jasmani, memiliki akses pendidikan yang baik, mengenal dan mencintai kebudayaannya, sekaligus mendapatkan ruang yang cukup untuk berkarya dan berprestasi,” katanya.