BERITA TERBARU
Alasan BGN Rekrut Pejabat KPK, Sudaryono: Perkuat Komitmen Anti Korupsi Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat BGN Pastikan Gaji Pengawas Gizi dan Keuangan Tak Dipotong dari Anggaran Operasional Rp3.000 Mentan Amran Dorong FKPPI Gerakkan Ekonomi Anggota Lewat Pertanian BAZNAS RI: Bantuan KSrelief Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa NTT Kementerian PU Dorong INACOLD Perkuat Tata Kelola Bendungan Nasional, 945 Ahli Tersertifikasi Perkuat Hubungan Indonesia–Rusia, DPD RI Dorong Kolaborasi Ekonomi Berbasis Potensi Daerah Beruntung Indonesia Sudah Swasmbada, Dunia kini Terancam Krisis Beras Akibat El Niño Irman Gusman Dorong Agam Jadi Percontohan Nasional Pengentasan Kemiskinan Berbasis Nagari Paviliun Wonderful Indonesia Raih “Best Stand Design in Asia” pada bursa pariwisata dunia WTM London 2026
EKONOMI

Mentan Amran Dorong FKPPI Gerakkan Ekonomi Anggota Lewat Pertanian

Mentan Amran Dorong FKPPI Gerakkan Ekonomi Anggota Lewat Pertanian
dok. Kementan

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) menggerakkan potensi ekonomi anggotanya melalui sektor pertanian. Kementerian Pertanian siap memfasilitasi anggota FKPPI yang memiliki lahan untuk mengembangkan komoditas perkebunan bernilai ekonomi, seperti kopi, kakao, dan jambu mete.

Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat bertemu dengan jajaran FKPPI di Jakarta, Rabu (4/11/2026). Mentan Amran mengajak FKPPI memanfaatkan jaringan organisasi di berbagai daerah untuk mengidentifikasi potensi lahan dan mengembangkan usaha pertanian produktif.

“Sekarang kita harus bergerak ke ekonomi. Kalau ada anggota yang punya lahan, tunjukkan lokasinya. Negara bisa membantu menanami secara gratis, seperti kopi, kakao, dan jambu mete. Yang penting lahannya jelas dan benar-benar tersedia,” ujar Mentan Amran.

Mentan Amran menjelaskan, anggota yang memiliki lahan dapat mengidentifikasi lokasi dan mengajukan data calon petani dan calon lokasi (CPCL) untuk ditindaklanjuti melalui program Kementerian Pertanian. Langkah ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi FKPPI untuk membangun kegiatan ekonomi produktif berbasis potensi daerah.

Menurut Mentan Amran, tantangan organisasi saat ini telah bergeser. Jika pada masa lalu perjuangan banyak diwarnai pertarungan ideologi, kini penguatan ekonomi dan kemampuan bertahan menjadi kebutuhan utama. Karena itu, FKPPI perlu mengarahkan kekuatan jaringan anggotanya pada kegiatan yang menghasilkan manfaat nyata.

“Organisasi yang sukses itu bukan ditentukan oleh modal atau uang, tetapi karakter. Orang menjadi hebat karena karakter. Yang harus dibangun adalah kejujuran, integritas, pemikiran yang visioner, dan kemampuan bekerja,” tegas Mentan Amran.

Mentan Amran juga mengingatkan agar nilai perjuangan, patriotisme, dan semangat Merah Putih yang menjadi bagian dari sejarah FKPPI tetap dijaga dan diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi bangsa, termasuk memperkuat ekonomi nasional dan mengoptimalkan sumber daya alam Indonesia.

Mentan Amran berharap FKPPI dapat memanfaatkan jejaring hingga tingkat kabupaten dan kota untuk mengidentifikasi peluang pengembangan pertanian. Dengan kolaborasi tersebut, anggota organisasi diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kekuatan sosial, tetapi juga ikut berperan dalam menggerakkan ekonomi produktif di daerah.