BERITA TERBARU
Bincang Mendag Busan dengan UMKM di NTB, Dorong Perluasan Pasar Domestik dan Jajaki Ekspor FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit Saat Rocky Gerung Sebut DPD RI Sebagai Dewan Penuntun Demokrasi RI Ubah Limbah Sawit Jadi Pakan Bernilai, TEP UNAIR Dampingi Peternak di Prafi Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor Kemenpar Gelar AK-RT 2026 untuk Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ASEAN dan Korea Kementerian PU Tinggikan Jalan Nasional Semarang-Demak, Kurangi Genangan Rob Kaligawe Jelang Nataru 2026/2027 Dari Jagung SPHP hingga Pengawasan Integrator, Mentan Amran Tegas Perkuat Peternak Rakyat Perkuat Sinergi, Mendag Busan Buka Pasar Murah di Mataram Jaga Harga Bapok Soroti Insiden Penembakan di Pulo Keunari, Tgk Ahmada: Rakyat Harus Dilindungi, Bukan Ditakuti!
EDUKASI

Kemnaker Bekali Tenaga Kerja Lewat Pelatihan Vokasi di Banyuwangi

Kemnaker Bekali Tenaga Kerja Lewat Pelatihan Vokasi di Banyuwangi
dok. Kemnaker

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Non-Batch 5 di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi, Jawa Timur pada 19 Oktober 2026. Pelatihan ini diikuti 68 peserta.

Peserta tersebar di lima program pelatihan, yaitu Service Sepeda Motor Injeksi sebanyak 18 orang, Pembuatan Konten Visual untuk Media Sosial 20 orang, Practical Office Tingkat Lanjut 13 orang, Pembuatan Espresso dan Latte Art 9 orang, serta Internet of Things 8 orang.

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Sukro Muhab membuka pelatihan tersebut dalam kegiatan Vokasi Connect, yang juga memberikan peserta informasi tentang pasar kerja.

“Pasar kerja terus berubah dengan cepat, dan hanya mereka yang mau belajar serta meningkatkan kompetensi yang akan mampu bertahan dan berkembang,” kata Sukro melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Kamis (22/10/2026).

Sukro menyebut Kemnaker menyiapkan sejumlah layanan melalui aplikasi SIAPkerja. Layanannya meliputi pelatihan vokasi, BisHub yang memuat program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) tingkat pemula dan lanjutan, SertiHub untuk sertifikasi, KarirHub untuk informasi lowongan kerja, serta MagangHub untuk pemagangan.

Dalam kesempatan itu, Sukro meminta para peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan di dunia kerja.

Kegiatan ini juga memuat sesi penguatan pemahaman pasar kerja bersama Tim Pusat Pasar Kerja. Ema Prihatini memaparkan kebijakan ketenagakerjaan dalam negeri, sedangkan Baskoro Putra Aditya membahas cara membaca pasar kerja dan menyiapkan langkah karier sesuai kebutuhan dunia kerja.

Setelah sesi tersebut, peserta berdiskusi tentang pemanfaatan Sistem Informasi Pasar Kerja (SIPK) melalui peran Bursa Kerja Khusus (BKK) dan guru bimbingan konseling (BK). Diskusi ini bertujuan menghubungkan calon tenaga kerja dengan layanan pelatihan dan kebutuhan pasar kerja.