BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
DAERAH

Kunjungi Aceh Tengah Menteri PU Percepat Pembangunan SPAM Origon dengan Kapasitas Lebih Besar

Kunjungi Aceh Tengah Menteri PU Percepat Pembangunan SPAM Origon dengan Kapasitas Lebih Besar
dok. Kementerian PU

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mempercepat penanganan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Origon yang mengalami kerusakan akibat bencana longsor di Desa Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (18/9/2026). Menteri Dody mengatakan, saat ini penanganan secara permanen SPAM Origon tengah dikerjakan melalui rehabilitasi dan rekonstruksi untuk memastikan kebutuhan air minum masyarakat di kawasan Takengon tetap terpenuhi.

Menteri Dody menjelaskan penanganan rehab-rekon tersebut dilakukan dengan merelokasi pembangunan permanen di Desa Hakim Bale Bujang, Kecamatan Lut Tawar, sekaligus menambah kapasitas menjadi 100 liter per detik.

“Kalau ini kan memang dampak dari longsor kemarin, kemudian menghantam salah satu SPAM kita di sini yang kapasitasnya 1×50 liter per detik. Kemudian kita pindah ke bawah, justru kita bangun 2×50 di situ,” kata Menteri Dody.

Dalam rencana permanen, SPAM Origon akan direlokasi ke lahan seluas sekitar 7.991 meter persegi milik pemerintah daerah/PDAM. Sistem tersebut diproyeksikan melayani masyarakat di Kecamatan Kebayakan, Lut Tawar, dan Bebesen.

Pemulihan dilakukan melalui pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) berkapasitas 100 liter per detik, bangunan indoor, pekerjaan mekanikal dan elektrikal, pemasangan pipa transmisi air baku, serta pembangunan reservoir berkapasitas 1.000 meter kubik.

Dengan pembangunan baru, SPAM Origon akan memiliki kapasitas 2×50 liter per detik, sementara kapasitas 1×20 liter per detik dari SPAM lama tetap diperhitungkan. Dengan demikian, total kapasitas yang tersedia mencapai 120 liter per detik.

“Makanya kena musibah begini kita bangun lebih besar lagi 2×50 dan 1×20 SPAM yang lama, jadi total 120 liter per detik. InsyaAllah itu masih cukuplah untuk eksisting hari ini warga di Takengon,” jelas Menteri Dody.

Seluruh pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi SPAM Origon ditargetkan rampung hingga Desember 2026. Saat ini, penanganan permanen SPAM Origon masih dalam tahap pembangunan fondasi yang ditargetkan selesai pada Oktober, kemudian dilanjutkan bangunan atas.

“Untuk pembangunan sudah berjalan dan ditargetkan selesai bulan Desember,” tambahnya.

Selain SPAM Origon, pemulihan juga mencakup SPAM Lut Tawar yang memiliki kapasitas 20 liter per detik. Rehabilitasi ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat di Kecamatan Wih Pesam dan Kecamatan Bukit. Penanganan SPAM Lut Tawar mencakup perbaikan saluran bangunan intake air baku, pemasangan pompa air baku dan pompa distribusi, flow meter untuk air baku dan distribusi, serta rehabilitasi instalasi pengolahan air dan reservoir.

Melalui penanganan tersebut, pemulihan infrastruktur air minum diharapkan tidak hanya mengembalikan layanan yang terdampak bencana, tetapi juga memperkuat sistem penyediaan air agar masyarakat Aceh Tengah memperoleh akses air minum yang lebih aman, berkelanjutan, dan terjangkau.