BERITA TERBARU
Apple Peringatkan Bahaya Agen AI, Bisa Picu Tuntutan Hukum dan Rusak Reputasi Persija Jakarta dan PSM Makassar Masuk Daftar Klub Penunggak Gaji Pemain Warga Iran Sorak Kemenangan Demokrat di Pemilu AS, Trump Kena Pukulan Politik Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas Alasan BGN Rekrut Pejabat KPK, Sudaryono: Perkuat Komitmen Anti Korupsi Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat BGN Pastikan Gaji Pengawas Gizi dan Keuangan Tak Dipotong dari Anggaran Operasional Rp3.000 Mentan Amran Dorong FKPPI Gerakkan Ekonomi Anggota Lewat Pertanian BAZNAS RI: Bantuan KSrelief Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa NTT Kementerian PU Dorong INACOLD Perkuat Tata Kelola Bendungan Nasional, 945 Ahli Tersertifikasi
DAERAH

HUT ke-11 KCIC, Wamenaker Harap Alih Pengetahuan Whoosh ke SDM Lokal

HUT ke-11 KCIC, Wamenaker Harap Alih Pengetahuan Whoosh ke SDM Lokal
dok. Kemnaker

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sekaligus HUT ke-3 operasional Whoosh di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta Timur, Jumat (16/10/2026).

Dalam acara tersebut, Afriansyah menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Ia berharap alih pengetahuan (transfer of knowledge) dari tenaga kerja Tiongkok kepada tenaga kerja Indonesia dapat berjalan optimal.

Upaya tersebut dinilai penting agar tenaga kerja Indonesia ke depan mampu mengoperasikan Whoosh secara profesional dan mandiri.

“Kemnaker terus berkolaborasi dengan KCIC karena sektor ini menyerap banyak tenaga kerja Indonesia. Ke depan, kualitas pelayanan dan perhatian terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) harus terus ditingkatkan,” ujar Afriansyah.

Afriansyah juga mengapresiasi ketepatan waktu layanan kereta cepat Whoosh. Menurutnya, capaian operasional tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kompetensi tenaga kerja Indonesia.

“Kemajuan sebuah transportasi tidak hanya diukur dari teknologi yang modern, melainkan dari kualitas pelayanan, soliditas kerja, serta kepatuhan terhadap K3,” ujarnya.

Afriansyah menambahkan, pemerintah berharap keberhasilan operasional Whoosh pada rute Jakarta–Bandung dapat dikembangkan lebih lanjut hingga Surabaya, serta menjangkau wilayah lain seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

“Selamat ulang tahun dan sukses untuk KCIC. Semoga momentum ini memperkuat semangat untuk terus meningkatkan pelayanan dan berkontribusi besar bagi kemajuan transportasi nasional,” katanya.