BERITA TERBARU
Menaker Ajak Perusahaan Serap Penyandang Disabilitas Usai Ikuti Pelatihan Kota Banjar Bidik Teknologi Ultrafiltrasi agar Air PDAM Bisa Langsung Diminum Hadiri Sesi I G20 TMM, Mendag Busan Tegaskan Ketahanan Pangan Bukan Instrumen Tekanan Geopolitik UMKM Kulon Progo Kembangkan Beras Analog Bravo dari Singkong Lokal BAZNAS Awards 2026 Libatkan Tokoh Lintas Sektor sebagai Dewan Juri Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Bahlil hingga Suyudi Dapat Jabatan Baru Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang Bantu PPAT dalam Manajemen Waktu, PERINTIS 10 Hari Bawa Manfaat bagi Masyarakat DPR Dorong Kesetaraan Gender, Keterwakilan Perempuan di Parlemen Asia Disorot BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar, Perluas Kesempatan Kerja Inklusif melalui Pelatihan dan Pemagangan
EKONOMI

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar, Perluas Kesempatan Kerja Inklusif melalui Pelatihan dan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar, Perluas Kesempatan Kerja Inklusif melalui Pelatihan dan Pemagangan
dok. BRI

Upaya memberikan kesempatan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan terus dilakukan BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli. Memasuki tahun kelima pelaksanaannya, Program BRI Sahabat Disabilitas 2026 kembali digelar di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan dengan diikuti oleh 90 peserta.

Rangkaian program diawali dengan pelatihan menggunakan metode hibrida yang mencakup bidang administrasi perkantoran dan kewirausahaan. Dalam bidang administrasi perkantoran, peserta diberikan pemahaman dan keterampilan yang diperlukan dalam bidang administrasi perkantoran antara lain pelatihan terkait struktur perusahaan, pelayanan kepada pelanggan, microsoft office dan design grafis.

Dalam pelatihan kewirausahaan, peserta dibekali materi yang berkaitan dengan bagaimana membangun mental dan menumbuhkan karakter berwirausaha bagi pemilik UMKM yang merupakan salah satu aspek fundamental yang harus dimiliki. Pelatihan ini juga terdapat sesi pemberian pengalaman beberapa tokoh yang relevan guna memotivasi para pemilik UMKM.

Salah satu peserta, Andi Asrul, menyampaikan bahwa pelatihan yang diberikan memberikan pengetahuan yang dapat diterapkan, khususnya dalam pemanfaatan digital untuk mendukung kegiatan wirausaha.

“Ada banyak sekali ilmu yang bisa saya petik dari kegiatan ini terutama dalam penggunaan digital untuk berwirausaha. Apalagi kaum milenial seperti saya khususnya teman-teman disabilitas membantu sekali apalagi dalam hal pemasaran ataupun promosi produk,” ungkapnya.

Peserta lainnya, Syaiful, turut menyampaikan harapannya agar kolaborasi dalam program tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi penyandang disabilitas.

“Terima kasih kepada BRI Sahabat Disabilitas semoga kolaborasi BRI Sahabat Disabilitas terus bertumbuh semoga setiap langkah kecil hari ini menjadi lompatan besar untuk kita semua penyandang disabilitas. Percaya pada diri kita sendiri jangan malu dengan kekurangan kita,” imbuhnya.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa melalui Program BRI Peduli Sahabat Disabilitas, BRI terus memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh pengetahuan, mengasah keterampilan dan mendapatkan pengalaman yang dapat menjadi bekal untuk melangkah ke tahap berikutnya.

“Melalui BRI Peduli Sahabat Disabilitas, BRI berupaya membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk terus mengembangkan kapasitas, mengasah keterampilan, serta memperoleh pengalaman yang relevan. Harapannya, program ini tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi mereka untuk berkarya dan berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi maupun sosial,” ujar Dhanny.

Sejak dijalankan pada 2021, BRI Peduli melalui Program BRI Sahabat Disabilitas telah memberikan manfaat kepada 460 penyandang disabilitas di berbagai wilayah di Indonesia. Keberlanjutan program selama lima tahun menjadi bagian dari komitmen BRI untuk terus membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas dalam memperoleh keterampilan, dan mendapatkan pengalaman kerja.

Dhanny juga menegaskan bahwa Program BRI Sahabat Disabilitas juga dilaksanakan sejalan dengan arahan pemerintah, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia serta memperluas kesempatan kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas.

Sebagai informasi, setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan, para  peserta yang mengikuti program ini selanjutnya melanjutkan program pemagangan selama tiga bulan pada September hingga November 2026. Kegiatan pemagangan dilaksanakan di berbagai instansi, UMKM dan universitas yang bekerja sama dengan BRI.