BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
DAERAH

Kenang Kepergian Rektor Universitas Cenderawasih, Mentrans Ajak Akademisi Lokal Bangun Papua

Kenang Kepergian Rektor Universitas Cenderawasih, Mentrans Ajak Akademisi Lokal Bangun Papua
dok. Humas Kementerian Transmigrasi/Antonius Aditya Giovanni

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara melayat ke rumah duka Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen), Prof. Dr. Oscar Oswald. Dalam suasana duka, Mentrans memberikan penghormatan terakhir sekaligus menegaskan kembali kolaborasi erat dengan akademisi lokal merupakan kunci utama untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Papua di masa depan.

“Pagi ini kebetulan kami sedang melakukan kunjungan kerja ke Papua. Kemudian kami mendengar kabar duka, Rektor Universitas Cenderawasih, Profesor Dr. Oscar Oswald wafat. Kami sengaja pagi ini datang untuk melayat, mendoakan beliau, bertemu dengan keluarga, dan menyampaikan penghormatan kami dari Kementerian Transmigrasi kepada beliau selaku Rektor Universitas Cenderawasih,” ucap Menteri Iftitah usai melayat ke rumah duka di sela kunjungan kerjanya di Bumi Cendrawasih, Jumat (18/9).

Menteri Iftitah menyampaikan kehilangan Rektor Prof. Dr. Oscar Oswald adalah duka mendalam bagi dunia pendidikan sekaligus bagi Kementerian Transmigrasi. Di mata kementerian, Uncen bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan mitra strategis dan fondasi penting dalam membangun masa depan Papua. 

Ia menekankan pemberdayaan masyarakat lokal melalui pendidikan mutlak diperlukan untuk mencapai kemandirian. Sinergi antara pemerintah pusat dan perguruan tinggi lokal di Papua adalah langkah esensial yang tidak bisa ditawar.

“Pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi ini menjadi sangat penting, dan memampukan rakyat Papua melalui pendidikan. Utamanya juga kehadiran universitas lokal itu menjadi sangat esensial bagi kami dan kita semua,” tegasnya.

Visi kolaborasi ini, lanjut Menteri Iftitah, telah terwujud nyata dalam pelaksanaan program-program strategis kementerian, salah satunya adalah pengiriman Tim Ekspedisi Patriot.

“Universitas Cenderawasih sejak tahun 2025 yang lalu sampai dengan hari ini memberikan support (dukungan) yang luar biasa kepada program Tim Ekspedisi Patriot, mengirimkan putra-putri terbaiknya dalam program ini. Seperti yang sering kami sampaikan juga, bahwa pembangunan kawasan transmigrasi hari ini mengedepankan hadirnya ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkap Menteri Iftitah.

Dengan fondasi kolaborasi yang telah dibangun dengan sangat baik oleh mendiang Prof. Dr. Oscar Oswald, Kementerian Transmigrasi berkomitmen untuk terus menjadikan institusi pendidikan lokal di Papua sebagai ujung tombak kemajuan daerah.

“Oleh karena itu, kami ingin menjadikan Universitas Cenderawasih ini sebagai center, sebagai pusat gravitasi dari pertumbuhan ekonomi baru yang ada di Papua,” pungkas Menteri Iftitah.

Kategori: Daerah