BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
NASIONAL

Kemenkes Pastikan Penanganan Keracunan MBG di Karo Dilakukan Optimal, Siswa FP Dirujuk ke RSCM

Kemenkes Pastikan Penanganan Keracunan MBG di Karo Dilakukan Optimal, Siswa FP Dirujuk ke RSCM
dok. Kementerian Kesehatan

Kementerian Kesehatan RI menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa sejumlah siswa SMA di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Salah satu siswa yang terdampak adalah FP. Kemenkes memastikan seluruh proses penanganan medis FP dilakukan secara optimal dan berjenjang hingga tuntas.

Hal tersebut disampaikan Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes dalam rilis resmi, Jumat (11/9/2026).

Ditangani Berjenjang Sejak Awal

Menurut Kemenkes, FP mulai mendapatkan penanganan medis sesaat setelah mengalami keracunan pasca mengonsumsi MBG. Penanganan awal dilakukan di rumah sakit swasta dan RSUD di Kabupaten Karo.

Seiring perkembangan kondisi, FP kemudian dirujuk ke RS Haji Medan untuk perawatan lanjutan. Saat ini, FP menjalani rawat jalan di RSUP Adam Malik Medan.

“Yang paling penting saat ini adalah memastikan FP mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik sesuai kondisi dan kebutuhan medisnya,” tulis Kemenkes dalam keterangan resmi.

Tim 3 Dokter Spesialis di Adam Malik

Sejak 31 Agustus 2026, di RSUP Adam Malik Medan, FP ditangani langsung oleh tim 3 dokter spesialis. Tim tersebut terdiri dari dokter ahli gastrohepatologi, neurologi, dan kesehatan jiwa.

Untuk mengetahui lebih jauh kondisi saraf, FP juga telah menjalani pemeriksaan EEG (Electroencephalography). Berdasarkan pemantauan terakhir tim medis, kondisi FP saat ini dinyatakan stabil.

Direkomendasikan Rujuk ke RSCM Jakarta

Untuk mendapatkan gambaran kesehatan yang lebih lengkap dan menentukan penanganan yang lebih komprehensif, tim dokter merekomendasikan FP untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di RSCM Jakarta.

Kemenkes menyatakan akan mengawal penuh proses rujukan dari Medan ke Jakarta. “Kementerian Kesehatan akan memastikan proses rujukan berjalan dengan baik dan seluruh kebutuhan pelayanan medis FP terpenuhi,” tegas Kemenkes.

Kemenkes juga berharap seluruh siswa lain yang terdampak keracunan MBG di Karo, termasuk anak FP, dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa.