BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
KORPORASI

NOTAM Penutupan Bandara Wunopito Diperpanjang

NOTAM Penutupan Bandara Wunopito Diperpanjang
dok. Air

AirNav Indonesia memperbarui informasi aeronautika terkait penutupan sementara Bandara Wunopito, Lewoleba, Nusa Tenggara Timur, akibat abu vulkanik Gunung Lewotolok.

Berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) C1145/26 NOTAMR C1134/26, Bandara Wunopito (WATW) berstatus CLOSED akibat abu vulkanik Gunung Lewotolok. Penutupan berlaku mulai pukul 07.18 WITA pada 9 September 2026 hingga estimasi pukul 07.00 WITA pada 10 September 2026.

NOTAM C1145/26 NOTAMR C1134/26 tersebut merupakan pembaruan dari NOTAM sebelumnya, yaitu C1134/26 NOTAMR C1106/26, yang menjadi dasar informasi penutupan Bandara Wunopito sebelumnya.

AirNav Indonesia terus memantau perkembangan kondisi abu vulkanik Gunung Lewotolok serta dampaknya terhadap wilayah penerbangan. Pembaruan informasi aeronautika akan dilakukan sesuai perkembangan kondisi dan hasil evaluasi keselamatan penerbangan.

AirNav Indonesia juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan informasi mengenai kondisi ruang udara dan operasional penerbangan terus diperbarui. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya AirNav Indonesia dalam memastikan pelayanan navigasi penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan.