BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
EDUKASI

Haedar Nashir: Jadilah Mahasiswa yang Berprestasi, Berakhlak, dan Bermanfaat

Haedar Nashir: Jadilah Mahasiswa yang Berprestasi, Berakhlak, dan Bermanfaat
dok. Muhammadiyah

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan ucapan selamat kepada mahasiswa/i baru Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam acara Masa Ta’aruf Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (MATAF UMY) 2026.

Haedar menilai penerimaan mahasiswa baru bukan sekadar agenda rutin tahunan saja. Menurutnya juga perlu dilihat dari jumlah mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) yang resmi diterima. Haedar menilai, hal ini merupakan satu indikator yang penting untuk menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas dan perkembangan PTMA khususnya UMY.

Ia mengatakan, capaian yang telah diraih UMY bersama Muhammadiyah merupakan suatu ikhtiar yang terus berkembang. Ditambah lagi, dengan mengusung semangat “Muda Mendunia” yang merupakan slogan ciri khas dari UMY, kampus ini diharapkan senantiasa mampu menjadi instrumen dakwah yang berkemajuan.

“Ketika menjadi mahasiswa baru di UMY, kalian tidak salah alamat, tidak juga salah pilih. Kampus ini adalah kampus terbaik, kampus yang unggul dan menjadi kebanggaan persyarikatan Muhammadiyah,” ujar Haedar dalam sambutannya secara daring pada  Senin (7/9).

Sebagai slogan Muda Mendunia itu, kampus UMY telah melahirkan banyak lulusan yang kemudian berkiprah di berbagai institusi, baik di dalam maupun luar negeri. Dalam hal ini, Haedar menambahkan bahwa kualitas suatu perguruan tinggi kini tak lagi diukur melalui dikotomi negeri maupun swasta, lebih dari itu diukur berdasarkan standar mutu, kualitas, prestasi, dan kebermanfaatan yang berhasil dicapai.

“Jadilah mahasiswa yang memiliki almamater pride, memiliki kebanggaan terhadap almamater,” ujarnya.

Selanjutnya, Haedar turut mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa baru yang mana dengan tergabungnya kedalam ekosistem UMY, berarti juga tergabung menjadi keluarga besar Muhammadiyah yang kini memiliki ratusan institusi perguruan tinggi dan ratusan ribu mahasiswa.

“Ketika memilih kampus Universitas Muhammadiyah di mana pun, berarti kalian berada di 163 institusi PTMA dalam suatu keluarga besar dari sekitar 700 ribu mahasiswa PTMA,” ungkapnya.

Dengan itu, Haedar berharap mahasiswa PTMA agar dapat mewarisi semangat kemajuan dan intelektual yang dimiliki Muhammadiyah.

Ia menyebut, sebagai organisasi Islam Modern yang telah diakui dunia, mahasiswa diharapkan tak hanya mengejar prestasi akademi, namun juga harus membentuk karakter, memperluas koneksi dan pergaulan, serta mengembangkan berbagai keahlian sesuai minat dan potensi yang dimiliki masing-masing mahasiswa.

“Rawat, jaga, pelihara, dan tumbuhkan terus semangat untuk menjadi mahasiswa berprestasi, mahasiswa yang menempa diri dengan akhlak yang mulia, kecerdasan, penguasaan ilmu dan teknologi, serta menguasai berbagai keahlian sesuai dengan minat yang ingin diraih dan diwujudkan,” pesan Haedar.

Meraih pendidikan di perguruan tinggi pada akhirnya adalah tentang membentu manusia yang matang dalam menjalani roda kehidupan. Status sebagai “Mahasiswa” adalah sebuah capaian yang diharapkan mampu membawa kebermanfaatan bukan hanya untuk dirinya sendiri, namun juga bagi keluarga, masyarakat, bangsa, negara, hingga lebih jauh merasuk hingga sektor kemanusiaan global.

Diakhir Haedar mengingatkan sebuah hadist Rasullullah SAW “khairunnah anfa’uhum linnas” yang berarti sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling memberikan manfaat.

“Maka jadilah mahasiswa yang punya makna dalam hidup, punya cita-cita luhur, dan menjadi manusia yang dimuliakan Allah,” pungkasnya.