BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
NASIONAL

Presiden Prabowo Resmi Tutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Presiden Prabowo Resmi Tutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
dok. BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/08/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang berlangsung sukses, rukun, dan damai. Presiden turut menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya K.H. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan K.H. Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026-2031.

Pada acara penutupan ini, Presiden Prabowo menerima Kartu Tanda Anggota NU (Kartanu). Kepala Negara menyebut penerimaan Kartanu dengan status sebagai “anggota seumur hidup” tersebut sebagai sebuah kehormatan sekaligus wujud pemenuhan janji kepada NU.

Prosesi penutupan acara dilakukan dengan pemukulan kentungan oleh Presiden, yang menjadi simbol berakhirnya rangkaian Muktamar ke-35 NU sekaligus menjadi penanda dimulainya amanah kepengurusan baru PBNU.