BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
NASIONAL

CKG Kementrans, Wamen Viva Yoga: Bentuk Tanggung Jawab Negara atas Hak Sehat Rakyat

Program Cek Kesehatan Gratis di Kementerian Transmigrasi diikuti 800 pegawai sebagai langkah preventif sekaligus upaya membangun sumber daya manusia yang sehat dan unggul.

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi memberikan sambutan pada kegiatan Cek Kesehatan Gratis di Kementerian Transmigrasi, Jakarta, 22 Juli 2026.
Kegiatan Cek Kesehatan Gratis di Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta, Rabu (22/7/2026). dok. Humas Kementerian Transmigrasi/Antonius A. Giovanni

“Selain ada Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah juga memiliki program Cek Kesehatan Gratis (CKG),” ujar Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi.

“Program-program tersebut merupakan turunan dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya saat membuka kegiatan CKG di Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

CKG, menurut Viva Yoga, merupakan bentuk realisasi dan tanggung jawab negara dalam membangun konsep negara yang menghadirkan kesejahteraan sekaligus melindungi seluruh warga negara.

“Dengan CKG, kita membangun sumber daya manusia yang unggul, sehat, kreatif, dan inovatif,” tegasnya.

Kegiatan yang diikuti oleh 800 pegawai Kementerian Transmigrasi tersebut merupakan langkah preventif atau pencegahan.

“Datang ke dokter atau rumah sakit jangan hanya saat sakit. Saat sehat pun kita perlu mengecek kondisi tubuh,” ujarnya.

Dengan mengacu pada data yang ada, Viva Yoga mengatakan sebaran penyakit menular saat ini mengalami penurunan. Namun, penyakit seperti hipertensi, kegemukan, gangguan paru-paru, penyakit jantung, dan gangguan gula darah menunjukkan angka yang mengkhawatirkan.

Menurutnya, berbagai penyakit tersebut dapat muncul akibat pola dan gaya hidup seseorang.

Viva Yoga berharap seluruh pegawai Kementerian Transmigrasi berada dalam kondisi sehat, tidak hanya secara jasmani, tetapi juga rohani.

“Dari literatur yang ada, penyakit muncul dari makanan sekitar 20 persen dan 80 persen dari pikiran,” ungkapnya.

Menurut Viva Yoga, hidup sehat tidak harus mahal selama seseorang rutin melakukan olahraga, olah batin, olah pikiran, dan olah rasa dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam bekerja harus disertai dengan rasa gembira, tetapi tetap bertanggung jawab,” tuturnya.

CKG yang digelar kali ini merupakan pelaksanaan kedua di lingkungan Kementerian Transmigrasi. Dalam kesempatan tersebut, Viva Yoga menyampaikan terima kasih kepada Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes.

“Kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan mampu menghadirkan CKG yang rutin digelar setiap tahun,” ujar pria asal Lamongan, Jawa Timur, tersebut. (ARW)


Nomor Siaran Pers: 177/HMS.00/VII/2026

Sumber: Tim Kementerian Transmigrasi

Informasi lebih lanjut:
Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia
Jl. TMP Kalibata No. 17, Jakarta Selatan 12750
Telepon: (021) 7994372
Email: humas@transmigrasi.go.id
Website: www.transmigrasi.go.id