Aber Kawas Cetak Sejarah, Perempuan Palestina Berhijab Terpilih Jadi Senator New York
Aber Kawas mencetak sejarah dalam pemilihan umum sela Amerika Serikat 2026. Perempuan keturunan Palestina-Amerika tersebut berhasil memenangkan kursi Senat Negara Bagian New York untuk Distrik 12. Kemenangannya menjadikannya warga Palestina-Amerika pertama yang terpilih menjadi anggota legislatif negara bagian tersebut.
Kawas juga tercatat sebagai perempuan berhijab pertama yang berhasil menduduki kursi legislatif Negara Bagian New York. Berdasarkan hasil penghitungan sementara saat sekitar 90 persen suara masuk, dia memperoleh sekitar 75 persen suara.
Merayakan kemenangan tersebut, Kawas mengunggah poster dirinya melalui akun media sosial X. Dalam poster itu tertulis, “Warga keturunan Palestina pertama terpilih di Negara Bagian New York: Aber Kawas.”
“Kita menciptakan sejarah,” tulis Kawas dalam keterangan unggahannya, disertai emoji bendera Palestina.
Distrik 12 mencakup sejumlah kawasan di Queens, New York, antara lain Astoria, Long Island City, Sunnyside, Woodside, Ridgewood, Maspeth, Elmhurst, Glendale, dan Jackson Heights.
Selama masa kampanye, Kawas mengusung slogan Fund Dignity, Fight Destruction atau Dukung Martabat, Lawan Kehancuran. Melalui slogan tersebut, dia menyoroti sejumlah isu yang menjadi perhatian masyarakat, seperti akses layanan kesehatan, transportasi umum yang andal, serta penyediaan perumahan.

Sementara itu, bagian Fight Destruction menggambarkan sikap Kawas terhadap krisis iklim, perlindungan imigran, dan penolakan terhadap perang.
Kawas merupakan anggota Democratic Socialists of America (DSA). Organisasi tersebut sebelumnya mendapat perhatian setelah salah satu anggotanya, Zohran Mamdani, terpilih sebagai Wali Kota New York. Dalam pemilihan ini, Kawas maju melalui Partai Demokrat dan mendapat dukungan sejumlah politikus, termasuk Mamdani, Senator Bernie Sanders, serta Anggota Kongres Rashida Tlaib.
Sebelum terjun ke politik elektoral, Kawas telah menghabiskan lebih dari 15 tahun sebagai pengorganisir komunitas. Aktivitasnya berfokus pada perjuangan hak pekerja, komunitas imigran, dan hak-hak Palestina.
Dia juga membantu mengembangkan kampanye Not On Our Dime yang bertujuan mencegah organisasi nirlaba di New York mendanai kelompok yang mendukung permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki.
Pada 2023, Kawas turut bekerja bersama Zohran Mamdani dan Senator Jabari Brisport dalam penyusunan rancangan undang-undang Ending New York Funding of Israel Settler Violence Act. Kemenangan Kawas kini menambah catatan keterwakilan warga Palestina-Amerika dalam politik Amerika Serikat.


