BERITA TERBARU
Mitra Dapur MBG Keluhkan Perubahan Kebijakan BGN, Minta Kepastian Pembiayaan Kemnaker Tetapkan Ketentuan BSU 2026, Pekerja Berhak Terima Bantuan Rp900 Ribu Kurangi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Perbaiki Sistem Pompa Bendung Bawah Tanah Bribin II Gunungkidul Indonesia Rampungkan Partisipasi di ADIPEC 2026 dengan Semangat Percepatan Pengembangan Hulu Migas Nasional Aber Kawas Cetak Sejarah, Perempuan Palestina Berhijab Terpilih Jadi Senator New York Insiden Tiro Pidie, Darwati A. Gani: Jangan Biarkan Masyarakat Aceh Kembali Hidup dalam Ketakutan Mentan Amran Siapkan Sistem Baru agar Peternak Happy, Perkuat Sinergi Petani Jagung dan Koperasi Anggota DPR RI Zulfikar Achmad Meninggal Dunia, DPR Sampaikan Belasungkawa BGN Kembali Aktivasi 953 SPPG Baru di 34 Provinsi, Sasar 1,5 Juta Penerima Manfaat Mohamed Salah Dikabarkan Bakal Dapat Dua Penghargaan Langka di Turki
TREN

Dorong Perumahan Subsidi bagi para PNS dan UMKM, BP Tapera Kunjungi Kementerian UMKM

Dorong Perumahan Subsidi bagi para PNS dan UMKM, BP Tapera Kunjungi Kementerian UMKM
dok. BP Tapera

Pemerintah terus mendorong pemahaman akan pentingnya memiliki hunian kepada masyarakat, termasuk untuk sektor pekerja PNS dan para pelaku usaha UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan menengah). Berlokasi di Kantor Kementerian UMKM jln. Jenderal Gatot Subroto, hadir Deputi Komisioner BP Tapera, Sid Herdi Kusuma yang didampingi Kepala Divisi Pemasaran, Mungki Indriati Pratiwi. Sedangkan dari pihak Kementerian UMKM forum dipimpin oleh Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM , Christina Agustin.

Kegiatan ini dihadiri oleh pegawai Kementerian UMKM baik secara daring maupun luring. Dalam forum ini pihak Kementerian UMKM memaparkan hasil survei yang dilakukan kepada para pegawai Kementerian UMKM. Disampaikan oleh Christina, bawah dari hasIl survei tersebut, para pegawai Kementerian menyampaikan preferensi pemilikan rumah tapak sebanyak 67,6% dengan cicilan ideal Rp1 Juta hingga Rp2 Juta.

Melalui forum ini, Kementerian UMKM menyampaikan dukungan yang diharapkan oleh para pegawainya, seperti lokasi hunian, uang muka terjangkau, dan dilakukan secara kolektif melalui koperasi atau KORPRI. “Sebanyak 60 dari 105 responden belum memiliki rumah sendiri. Dimana sebanyak 83,8% memilih tenor 5 sampai dengan 15 tahun. Ada juga sebanyak 4 orang yang memilih opsi di atas 20 tahun,” terang Christina.

Menanggapi penjelasan tersebut, Sid Herdi Kusuma menyambutnya dengan baik. Sid menyampaikan hasil survei yang disampaikan ini sangat membantu BP Tapera dalam menyampaikan laporan kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari bahan perumusan kebijakan.

“Apabila Kementerian UMKM berencana menyelenggarakan expo, maka kami dapat memberikan support di sisi pengembang dan perbankan,” terang Sid. Pemaparan lebih lanjut kemudian disampaikan oleh Mungki Indriati Pratiwi mengenai tata cara dan syarat pengajuan, berikut dengan pemetaan sebaran rumah subsidi yang disampaikan melalui SiKumbang (Sistem Informasi Kumpulan Pengembang).