BERITA TERBARU
Rusia Siapkan 90 Peluncur Rudal Canggih untuk Iran, Senjata Ini Dipakai Perang Ukraina Pasien Obesitas Hadapi Beban Mental, Stigma dan Body Shaming Hambat Pemulihan Apple Peringatkan Bahaya Agen AI, Bisa Picu Tuntutan Hukum dan Rusak Reputasi Persija Jakarta dan PSM Makassar Masuk Daftar Klub Penunggak Gaji Pemain Warga Iran Sorak Kemenangan Demokrat di Pemilu AS, Trump Kena Pukulan Politik Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas Alasan BGN Rekrut Pejabat KPK, Sudaryono: Perkuat Komitmen Anti Korupsi Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat BGN Pastikan Gaji Pengawas Gizi dan Keuangan Tak Dipotong dari Anggaran Operasional Rp3.000 Mentan Amran Dorong FKPPI Gerakkan Ekonomi Anggota Lewat Pertanian
DAERAH

BAZNAS dan Kemenag Perkuat Ekosistem Zakat, Tingkatkan Kualitas Pendidikan Madrasah

BAZNAS dan Kemenag Perkuat Ekosistem Zakat, Tingkatkan Kualitas Pendidikan Madrasah
dok. BAZNAS

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Agama (Kemenag) RI memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem zakat di sektor pendidikan, salah satunya melalui Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana madrasah di Indonesia.

Deputi Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan BAZNAS RI, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., mengatakan kolaborasi berbagai pihak diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Menurutnya, seluruh pihak perlu bekerja sama dalam ekosistem yang saling mendukung dan memberikan manfaat.

Imdadun berharap BAZNAS di daerah dapat mendampingi madrasah yang membutuhkan bantuan dalam proses pendaftaran program. Pendampingan ini diperlukan karena madrasah di daerah terpencil terkadang mengalami kesulitan dalam melakukan pendaftaran secara daring.

“Adapun kepada Kementerian Agama, saya kira tidak perlu lagi saya sampaikan karena perannya yang (besar) dan keterlibatannya sudah jelas,” ujar Imdadun dalam paparannya pada peluncuran Program Madrasah Layak Belajar 2026 di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Bina Kelembagaan dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Muhibuddin, S.Fill.I., M.E., mengapresiasi Program Madrasah Layak Belajar yang diinisiasi BAZNAS RI untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana madrasah.

“Saya kira ini merupakan satu langkah positif dan produktif yang perlu kita sambut dan gaungkan bersama. Kuncinya adalah kolaborasi. Membangun pendidikan yang berkualitas, termasuk dengan memperbaiki sarana dan prasarananya, tidak bisa hanya mengandalkan satu pintu kebaikan,” ujar Muhibuddin.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan dukungan dari berbagai sumber pendanaan. Karena itu, kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah, lembaga pengelola zakat, dunia usaha, dan masyarakat diperlukan agar manfaat program dapat menjangkau lebih banyak madrasah. “Dana yang amanah, kolaborasi yang terarah, pendidikan yang lebih berdaya,” ujarnya.