BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
NASIONAL

Kementerian PU Salurkan 11.800 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jonggol

Kementerian PU Salurkan 11.800 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jonggol
dok. Kementerian PU

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan langkah tanggap dalam menghadapi dampak musim kemarau dan kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah. 

Melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan BBWS Ciliwung Cisadane, Kementerian PU menyalurkan total 11.800 liter air bersih untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh sumber air.

Salah satu penanganan dilakukan di Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. BBWS Citarum melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) Bencana menyalurkan sebanyak 3.800 liter air bersih kepada masyarakat pada 31 Agustus 2026. Sementara itu, BBWS Ciliwung Cisadane turut memberikan dukungan penyaluran air bersih sebanyak 8.000 liter.

Air bersih untuk masyarakat Desa Weninggalih bersumber dari PDAM setempat dan didistribusikan menggunakan mobil tangki air. Penyaluran dilakukan sebagai respons terhadap kondisi kekeringan di kawasan permukiman yang menyebabkan masyarakat mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air bersih.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan bagian penting dalam penanganan kekeringan, terutama ketika sumber air yang selama ini digunakan masyarakat mulai mengering akibat musim kemarau.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipastikan ketersediaannya. Ketika sumber air warga mengalami kekeringan, Kementerian PU melalui jajaran di lapangan harus bergerak untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Kita akan terus memantau kondisi dan memastikan dukungan diberikan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Menteri Dody.

Musim kemarau menyebabkan sejumlah sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat mengalami kekeringan sehingga warga kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Kementerian PU melalui unit pelaksana teknis di daerah akan terus memantau kondisi di wilayah terdampak dan memberikan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat serta kondisi di lapangan.