BERITA TERBARU
Bincang Mendag Busan dengan UMKM di NTB, Dorong Perluasan Pasar Domestik dan Jajaki Ekspor FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit Saat Rocky Gerung Sebut DPD RI Sebagai Dewan Penuntun Demokrasi RI Ubah Limbah Sawit Jadi Pakan Bernilai, TEP UNAIR Dampingi Peternak di Prafi Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor Kemenpar Gelar AK-RT 2026 untuk Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ASEAN dan Korea Kementerian PU Tinggikan Jalan Nasional Semarang-Demak, Kurangi Genangan Rob Kaligawe Jelang Nataru 2026/2027 Dari Jagung SPHP hingga Pengawasan Integrator, Mentan Amran Tegas Perkuat Peternak Rakyat Perkuat Sinergi, Mendag Busan Buka Pasar Murah di Mataram Jaga Harga Bapok Soroti Insiden Penembakan di Pulo Keunari, Tgk Ahmada: Rakyat Harus Dilindungi, Bukan Ditakuti!
NASIONAL

BGN dan Kemendikdasmen Perkuat Sinergi, MBG Dukung Kehadiran dan Karakter Siswa

BGN dan Kemendikdasmen Perkuat Sinergi, MBG Dukung Kehadiran dan Karakter Siswa
dok. BGN

Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat sinergi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat lebih luas bagi peserta didik. Manfaat tersebut tidak hanya mencakup perbaikan gizi, tetapi juga peningkatan kehadiran dan pembentukan karakter siswa.

Kepala BGN Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar menyampaikan bahwa dukungan sektor pendidikan menjadi bagian penting dalam keberhasilan pelaksanaan MBG. Menurutnya, program ini membutuhkan keterlibatan satuan pendidikan, khususnya dalam membangun kebiasaan hidup sehat dan memperkuat edukasi gizi kepada peserta didik.

Mas Dar juga menyampaikan apresiasi kepada Kemendikdasmen atas dukungan yang selama ini diberikan terhadap pelaksanaan program MBG di satuan pendidikan.

“Terima kasih atas dukungan dari Kementerian Dikdasmen, dukungan dari Pak Menteri,” ujar Mas Dar pada Penandatanganan PKS antara Kemendikdasmen dengan BGN, Jumat (30/10).

Dukungan tersebut diwujudkan Kemendikdasmen melalui penyediaan fasilitas pendukung di sekolah, seperti pembangunan wastafel, pengalokasian waktu khusus untuk pelaksanaan MBG, serta penguatan edukasi gizi melalui kurikulum pendidikan.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa sejak awal MBG telah menjadi bagian dari program strategis pendidikan, terutama dalam mendukung tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.

Ia juga menilai MBG dapat menjadi sarana penanaman pendidikan karakter melalui pembiasaan mengantri, menjaga kebersihan, berdoa sebelum dan sesudah makan, serta menghargai makanan yang disajikan.

“Kami mengambil banyak sekali panduan tentang bagaimana makan bergizi gratis ini menjadi media untuk menanamkan karakter dan nilai-nilai serta kebiasaan dalam diri anak-anak, contohnya bagaimana mereka antri, bagaimana mereka membiasakan hidup bersih,” ujar Abdul Mu’ti.

Lebih lanjut, Mendikdasmen mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah penelitian yang mengkaji keterkaitan antara pelaksanaan MBG dan tingkat kehadiran anak di sekolah.

“Tidak hanya makanannya saja yang kita perbaiki, tapi juga semangat belajarnya meningkat. Ada banyak penelitian Pak Daryono, kaitan antara MBG dengan tingkat kehadiran anak ke sekolah, jadi banyak anak yang berangkat ke sekolah, itu karena makan sehat bergizi,” ujarnya.

Melalui sinergi ini BGN dan Kemendikdasmen berupaya memastikan MBG berjalan semakin tepat sasaran dan tepat waktu. Kolaborasi ini diharapkan dapat menyelaraskan pemenuhan gizi, pendidikan karakter, dan peningkatan kualitas pembelajaran sebagai bagian dari upaya membangun generasi Indonesia yang sehat dan cerdas.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional