BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
GAYA

Tampil Berkarakter & Berkelanjutan! Ini Tips Fashion Ala Desainer Adrie Basuki

Tampil Berkarakter & Berkelanjutan! Ini Tips Fashion Ala Desainer Adrie Basuki
dok. Pinterest

Adrie Basuki adalah desainer Indonesia yang dikenal luas karena memadukan kekayaan budaya tradisional dengan gaya modern, sekaligus memelopori konsep busana berkelanjutan lewat ciptaannya, Kain Marmer. Lewat karya-karyanya di berbagai panggung mode nasional, Adrie membagikan panduan sederhana namun mendalam tentang cara berpakaian yang benar-benar mewakili diri sekaligus ramah lingkungan.

Inti ajaran Adrie Basuki adalah: jangan sekadar ikut tren, melainkan kenali diri dan pilih pakaian yang mencerminkan kepribadian. Fokus pada kualitas, kesesuaian dengan bentuk tubuh, serta kemampuan memadupadankan pakaian yang sudah dimiliki. Setiap barang yang dibeli sebaiknya dipakai dalam jangka panjang, bukan hanya sesaat lalu dibuang.

Tips ini berlaku untuk siapa saja — pemula yang baru menyusun gaya berpakaian sendiri, hingga pencinta mode yang ingin beralih ke pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Adrie juga mendorong perempuan agar tampil percaya diri lewat busana yang menghargai warisan budaya Indonesia tanpa kehilangan kesan kekinian.

Adrie Basuki membagikan panduan gaya dan pola berpakaian tersebut dalam wawancara eksklusif bersama kumparanWOMAN, yang dipublikasikan pada Sabtu, 23 Agustus 2026. Pesannya langsung menyebar luas di kalangan penggiat mode, pencinta busana tradisional, hingga masyarakat umum yang mulai sadar pentingnya gaya hidup berkelanjutan.

Adrie melihat bahwa kebiasaan membeli pakaian berlebihan justru menciptakan pemborosan dan kerusakan lingkungan. Mode cepat (fast fashion) sering kali mengorbankan kualitas dan keunikan demi harga murah. Sebaliknya, berpakaian dengan kesadaran penuh membantu membangun gaya pribadi yang konsisten, hemat biaya dalam jangka panjang, dan menghargai tenaga pembuatnya.

Adrie menyarankan langkah pertama adalah menyusun koleksi inti (capsule collection), yaitu kumpulan pakaian serbaguna yang saling melengkapi dan bisa dipakai di berbagai kesempatan. Pilih bahan yang awet dan nyaman, padukan dengan aksesori sederhana, serta jangan ragu menyisipkan unsur kain tenun, lurik, atau batik buatan pengrajin lokal.

Mengutip dari Kumparan, prinsip paling penting ditegaskan Adrie Basuki dalam pernyataannya. “Paling krusial tahu Anda siapa, kemudian tahu yang cocok sama Anda apa, dan setiap busana yang Anda beli itu sudah bisa dibayangkan bakal dipakai di kesempatan mana dengan gaya apa,” tuturnya.

Adrie juga mengingatkan agar tidak terjebak membeli barang berlabel ramah lingkungan secara berlebihan. Berkelanjutan bukan berarti membeli terus-menerus, melainkan memakai apa yang dimiliki dengan bijak, memperpanjang umur pakaian, dan menghargai setiap helai kain yang ada.

Gaya ala Adrie Basuki mengajarkan bahwa keanggunan tak lahir dari harga atau merek, melainkan dari kesesuaian antara pakaian dengan jiwa yang memakainya. Kenali diri, pilih yang pas, padupadankan dengan cerdas, dan hargai setiap kain. Tampil cantik dan berkarakter sekaligus menjaga bumi, itulah keindahan yang sesungguhnya.