BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
GAYA

Anak Susah Diatur? Ini Cara Bijak Membimbing Tanpa Harus Memarahi

Anak Susah Diatur? Ini Cara Bijak Membimbing Tanpa Harus Memarahi
dok. capt: Anak Susah Diatur (Foto/Pinterest)

Mengatasi anak yang sulit diatur adalah tantangan yang kerap dihadapi banyak orang tua dalam mendidik buah hati. Sifat anak yang suka membantah, tidak mau mendengar nasihat, atau kerap melanggar aturan di rumah sering kali memicu emosi orang tua. Padahal, sifat tersebut adalah bagian wajar dari proses pertumbuhan dan perkembangan kepribadian anak. Ada cara-cara tepat untuk membimbing mereka agar lebih patuh dan kooperatif tanpa harus menggunakan kekerasan atau amarah yang justru menimbulkan jarak batin.

Tantangan ini dihadapi oleh seluruh orang tua, wali murid, serta pendidik yang berinteraksi langsung dengan anak-anak. Para ahli psikologi anak dan pengasuhan pun terus memberikan panduan agar pendekatan yang dilakukan tepat sasaran. Perubahan sikap anak sendiri dipengaruhi oleh banyak pihak, terutama pola asuh di rumah dan lingkungan tempat mereka tumbuh.

Perubahan perilaku anak yang mulai sulit diatur biasanya mulai terlihat saat memasuki usia balita dan akan semakin terasa saat memasuki masa pertumbuhan menjelang remaja. Namun, prinsip pengasuhan yang tepat dapat diterapkan sejak dini dan disesuaikan seiring bertambahnya usia anak agar kebiasaan baik terbentuk sejak awal.

Pembinaan dan pembentukan karakter ini utamanya dilakukan di lingkungan rumah, sebagai tempat pertama anak belajar mengenal aturan dan norma. Namun konsistensi juga perlu dijaga di lingkungan sekolah maupun lingkungan tempat anak bergaul, agar anak tidak bingung membedakan mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Anak menjadi sulit diatur bukan semata-mata karena pembangkangan. Sering kali hal itu muncul karena mereka merasa belum dipahami, ingin dihargai pendapatnya, sekadar ingin bereksplorasi, atau justru meminta perhatian lebih dari orang tua. Jika dipahami akarnya, sikap sulit diatur itu justru bisa menjadi jembatan untuk mengenal lebih dalam apa yang dirasakan anak dan bagaimana membantunya tumbuh menjadi pribadi yang mandiri namun tetap menghargai aturan.

Langkah pertama adalah tenangkan diri orang tua sebelum menegur. Dengarkan alasan anak dengan sabar, jangan langsung memotong pembicaraan. Jelaskan aturan secara sederhana beserta alasannya, bukan sekadar menyuruh “lakukan ini” atau “jangan lakukan itu”. Jadilah teladan yang konsisten, karena anak meniru perilaku orang tua lebih dari sekadar kata-kata. Berikan pujian saat anak menaati aturan, dan tetapkan konsekuensi yang wajar serta konsisten saat melanggar. Hindari membandingkan anak dengan saudara atau teman lainnya, karena hal itu justru melukai perasaannya.

Sebagaimana dikutip dari penjelasan psikologis anak dalam Kompas.com, bahwa kunci utama mendidik anak yang sulit diatur adalah kedekatan emosional, bukan kekuasaan; saat anak merasa dicintai dan dipahami, hatinya akan terbuka untuk menerima bimbingan.

Pada akhirnya, mendidik anak bukan soal siapa yang lebih kuat atau berkuasa, melainkan bagaimana kita membangun kepercayaan dan menjadi pendamping yang sabar. Dengan kesabaran, keteladanan, dan kasih sayang yang tulus, hati anak perlahan akan terbuka dan mereka pun akan tumbuh menjadi pribadi yang taat sekaligus mandiri.