BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
GAYA

5 Gaya Busana Audrey Bianca di Miss World 2026: Setiap Helai Ceritakan Keindahan Indonesia

5 Gaya Busana Audrey Bianca di Miss World 2026: Setiap Helai Ceritakan Keindahan Indonesia
dok. capt: Gaya Busana Audrey Bianca di Miss World 2026 (Foto/Pinterest)

Audrey Bianca Calista, perwakilan Indonesia di ajang Miss World 2026, tampil memukau sepanjang rangkaian acara dengan lima gaya busana berbeda yang kesemuanya sarat akan makna budaya dan kearifan lokal. Mulai dari gaun malam elegan bertema laut dan mutiara, busana cerah berwarna kuning, hingga kostum tradisional Kuda Lumping yang penuh semangat. Setiap penampilannya bukan sekadar soal keindahan, melainkan jendela yang memperkenalkan kekayaan budaya dan filosofi bangsa Indonesia kepada dunia internasional.

Audrey Bianca Calista, pemenang Miss Indonesia 2025, didampingi sejumlah perancang busana ternama Indonesia maupun internasional, antara lain Denny Opulence, Lukman Abadi, serta desainer Vietnam Eric Moon dan Duy Tran. Setiap busana dirancang khusus agar mencerminkan kepribadian Audrey sekaligus mewakili identitas bangsa Indonesia.

Selama rangkaian ajang Miss World 2026 yang berlangsung sepanjang Agustus hingga awal September 2026. Momen penampilan kostum tradisional Kuda Lumping digelar pada Rabu, 2 September 2026, dalam agenda Dances of the World. Malam puncak berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026.

Seluruh penampilan Audrey Bianca digelar di berbagai panggung ajang Miss World 2026, Nha Trang, Provinsi Khánh Hòa, Vietnam, di mana tempat berkumpulnya 111 perwakilan negara dari berbagai benua.

Audrey membawa konsep bahwa pakaian adalah cerita yang dikenakan di atas tubuh. Setiap helai kain dan ornamen dipilih bukan sekadar untuk tampil indah, melainkan untuk menyampaikan pesan mendalam tentang luasnya laut Indonesia, kemegahan budaya Nusantara, serta filosofi mutiara yang melambangkan ketangguhan dan keindahan yang lahir dari kesabaran.

Dalam setiap kesempatan, Audrey menampilkan gaya yang berbeda namun tetap menyatu dalam satu jiwa Indonesia. Di malam puncak, ia tampil anggun dengan gaun biru muda berkerah tinggi dan lengan mengembang seakan melayang, terinspirasi keindahan laut nusantara. Di sesi Dances of the World, ia tampil penuh semangat dengan kostum Kuda Lumping lengkap dengan properti kuda kepang, melambangkan keberanian dan kekuatan budaya Jawa. Sementara gaun bertema mutiara berhias butiran permata menyimbolkan Indonesia sebagai “Mutiara dari Timur”. Di sesi Top Model, gaun berwarna krem rancangan desainer Vietnam memancarkan keanggunan yang memukau. Dan di acara penyambutan, busana kuning cerah bermotif bunga memberikan kesan segar dan penuh keceriaan.

Mengutip dari IDN Times, Audrey Bianca menyampaikan pendapat. “Setiap tahun Miss Indonesia memang mempersiapkan tarian tradisional yang akan dipersembahkan dalam ajang Miss World, dan untuk penampilan kali ini, Kuda Lumping sudah dipersiapkan selama kurang lebih satu tahun,” ujarnya saat diwawancara media.

Lima gaya, lima cerita, namun satu jiwa itulah Audrey Bianca. Di panggung dunia, ia membuktikan bahwa keindahan sejati lahir ketika kita berani tampil menjadi diri sendiri, sekaligus bangga mempersembahkan budaya leluhur kepada dunia.