BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
DAERAH

BAZNAS Tembus Pelosok Pulau Palue, Salurkan Paket Logistik Keluarga bagi Penyintas Gempa NTT

BAZNAS Tembus Pelosok Pulau Palue, Salurkan Paket Logistik Keluarga bagi Penyintas Gempa NTT
dok. Baznas

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan Paket Logistik Keluarga (PLK) untuk para penyintas gempa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), demi memastikan kebutuhan mendasar mereka terpenuhi.

Untuk mendistribusikan bantuan berisi kebutuhan pangan, seperti beras, minyak, gula, biskuit, hingga mi instan tersebut, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyeberangi laut selama 3 hingga 4 jam menuju lokasi pulau yang berjarak 65 kilometer dari Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka.

Data Kecamatan Palue per 23 Agustus mencatat dampak gempa merusak 1.058 rumah warga, menyebabkan 19 orang luka berat dan 15 luka ringan, serta satu korban jiwa.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyebut upaya ini dilakukan agar bantuan pangan dan perlengkapan harian bisa menyentuh para penyintas gempa di pulau berpenduduk sekitar 10 ribu jiwa yang lokasinya cukup terisolasi tersebut.

“Kami berkomitmen menembus batas geografis untuk memastikan bantuan logistik ini benar-benar sampai ke tangan warga yang paling membutuhkan di pelosok Palue,” jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/8/2026).

Sesampainya di daratan Palue, para personel BTB menyusuri jalur darat yang berbukit untuk membagikan paket sembako dan kebutuhan pokok langsung ke titik-titik pengungsian warga.

Idy menegaskan BAZNAS akan terus mendistribusikan pasokan pangan korban bencana dengan menyiapkan target 1.000 paket sembako yang akan disebar secara bertahap ke berbagai titik pengungsian sesuai kondisi di lapangan.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut membantu saudara kita, para korban gempa di Pulau Palue dan berbagai titik lain di NTT agar mereka tidak merasa berjuang sendirian di tengah masa-masa sulit ini,” kata Idy Muzayyad.

Warga terdampak gempa di Pulau Palue menyambut haru kedatangan bantuan Paket Logistik Keluarga yang disalurkan langsung oleh Tim BAZNAS Tanggap Bencana di lokasi pengungsian.

Perwakilan warga penyintas, Y. Sawe, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas kepedulian BAZNAS yang sigap hadir mendampingi masyarakat di tengah situasi darurat pascabencana.

“Terima kasih kepada rekan-rekan BAZNAS atas bantuan yang kami terima pada sore hari ini, dan kami sangat bangga atas dukungannya ketika kami mengalami bencana gempa ini,” ucap Y. Sawe.

Pascagempa pada pertengahan Agustus lalu, BAZNAS RI bergerak cepat menyalurkan Paket Logistik Keluarga di Posko Golo Conggo, Kecamatan Reok, sekaligus mendirikan 16 pos layanan kemanusiaan yang tersebar di berbagai wilayah terdampak.

BAZNAS juga menghadirkan dapur umum, layanan kesehatan mobile RSB, masjid darurat, hingga menyiapkan beasiswa bagi 1.000 mahasiswa untuk mendukung pemulihan para penyintas secara menyeluruh.