BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
DAERAH

BAZNAS Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi Korban Banjir Parigi Moutong

BAZNAS Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi Korban Banjir Parigi Moutong
dok. Baznas

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Parigi Moutong melayani pemeriksaan kesehatan gratis bagi 182 warga terdampak banjir bandang di Desa Avolua, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Layanan ini hadir berkat sinergi antara RSB Parigi Moutong, BAZNAS Sulteng, dan pemerintah daerah dengan mengerahkan tim medis gabungan, mulai dari dokter, perawat, dan analis. Adapun layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, asam urat, konsultasi medis, hingga pemberian obat dan vitamin secara gratis.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyebut layanan kesehatan pascabencana ini ditujukan untuk memulihkan kondisi fisik korban sekaligus mencegah komplikasi penyakit lanjutan, terutama bagi kelompok lansia.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap mampu memulihkan kondisi fisik para korban pascabencana serta mengingatkan pentingnya mengontrol kesehatan, terutama bagi lansia dan warga yang memiliki riwayat penyakit,” jelas Idy Muzayyad dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, kehadiran layanan kesehatan pascabencana penting untuk membantu warga mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan, sekaligus memastikan kebutuhan kesehatan mereka tetap menjadi perhatian selama masa pemulihan. 

Idy juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada warga terdampak banjir bandang di Parigi Moutong. 

“Mari kita bersama-sama mengulurkan tangan dan memanjatkan doa terbaik agar saudara-saudara kita di Parigi Moutong diberikan kekuatan serta ketabahan untuk segera bangkit dari masa sulit ini,” ujar Idy.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah warga dengan keluhan dan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian, seperti kolesterol tinggi, gula darah tinggi, dan asam urat tinggi. Keluhan lain yang ditemukan antara lain dispepsia, ISPA, hipertensi, myalgia, serta diare akut.

Bencana banjir bandang yang melanda Desa Avolua pada Rabu (26/8/2026) telah merusak puluhan rumah dan melumpuhkan Jalan Trans Sulawesi. Berdasarkan data terkini BPBD, sebanyak 32 jiwa dari 10 KK masih menempati tenda PMI dan Kemensos.