BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
DAERAH

Akhir Pekan ke Danau Bakuok, Wisata Baru di Kampar Hasil Revitalisasi Kementerian PU‎

Akhir Pekan ke Danau Bakuok, Wisata Baru di Kampar Hasil Revitalisasi Kementerian PU‎
dok. ‎Biro Komunikasi Publik ‎Kementerian PU ‎


Kampar – Mencari tempat menikmati suasana akhir pekan di Riau? Kini masyarakat memiliki pilihan baru. Danau Bakuok di Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, hadir dengan wajah yang lebih tertata setelah direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera 3, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA). Tidak hanya menjadi kawasan wisata yang nyaman, danau ini juga berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir dan kawasan konservasi.
‎
‎Hamparan air yang tenang berpadu dengan jalur pedestrian, waterfront, ruang terbuka, dan lanskap hijau menjadikan Danau Bakuok semakin menarik untuk dikunjungi. Kawasan yang dahulu merupakan aliran sungai mati dari Sungai Kampar kini berubah menjadi ruang publik tempat masyarakat berolahraga, bersantai bersama keluarga, hingga menikmati panorama matahari terbenam.
‎
‎Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan konektivitas, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk mendukung pengembangan destinasi wisata daerah.
‎
‎”Kementerian PU berkomitmen terus mengawal pelaksanaan infrastruktur secara optimal dengan selalu memastikan kualitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya sebagai dukungan kawasan pariwisata,” ujar Menteri Dody.
‎
‎Di balik tampilannya yang semakin indah, Danau Bakuok tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai infrastruktur sumber daya air. Revitalisasi dilakukan melalui pengerukan danau untuk meningkatkan kapasitas tampungan air, pembersihan gulma agar area genangan lebih luas, pembangunan turap beton sebagai perkuatan tebing, serta penataan kawasan sehingga lebih aman, nyaman, dan memiliki nilai tambah sebagai ruang publik.
‎
‎Revitalisasi yang dilaksanakan secara bertahap sejak tahun 2022 ini berhasil meningkatkan luas genangan dari sekitar 7 hektare menjadi sekitar 21 hektare. Dengan kapasitas yang lebih besar, Danau Bakuok mampu menampung limpasan air ketika debit Sungai Kampar meningkat pada musim hujan sehingga membantu mengurangi potensi banjir di kawasan sekitarnya.
‎
‎Berlokasi sekitar 45 menit dari Kota Pekanbaru, Danau Bakuok kini semakin ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat akhir pekan. Kehadiran kawasan yang lebih tertata diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal melalui tumbuhnya aktivitas UMKM, kuliner, hingga berbagai usaha masyarakat di sekitar danau.
‎
‎Revitalisasi Danau Bakuok menunjukkan bahwa infrastruktur Kementerian PU tidak hanya membangun bendungan, jalan, atau saluran air, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Fungsi pengendalian banjir, pelestarian lingkungan, dan pengembangan pariwisata berpadu dalam satu kawasan yang kini menjadi kebanggaan Kabupaten Kampar sekaligus mendukung visi PU608 dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.