BERITA TERBARU
Kemenpar Perkuat Kemampuan Digital Pimpinan Guna Perkuat Tata Kelola Pariwisata Mas Dar: Temuan Faktual Ombudsman Sangat Membantu Perbaikan MBG Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Era Baru Hukum Ketenagakerjaan Sekolah Rakyat Menjadi Wadah Pendidikan yang Membentuk Bakat dan Budi Pekerti Bagi Anak Kunjungi BGN, Ombudsman Siapkan Policy Brief dari Temuan 34 Provinsi untuk Perkuat Tata Kelola MBG Barcode Buka Peluang Produk UMKM Tembus Ritel Merah Putih Menyelimuti GBK! Suasana Menyatu di Nobar Final Piala AFF 2026 Jelang MotoGP Mandalika 2026, BRI Peduli Latih 500 Volunteer Kelola Sampah, Pertegas Komitmen Keberlanjutan dan Menjaga Lingkungan Memaknai Kemenangan Timnas Kenapa Pelatih Sepak Bola Sering Mengunyah Permen Karet Saat Pertandingan?
EDUKASI

Kemenag Buka Bantuan Pendidikan S2-S3, Dapat Rp20 Juta hingga Rp25 Juta

Kemenag Buka Bantuan Pendidikan S2-S3, Dapat Rp20 Juta hingga Rp25 Juta
dok. kemenag.go.id

Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) bagi mahasiswa program magister (S2) dan doktor (S3) dalam negeri. Pendaftaran program tersebut berlangsung pada 5-12 Oktober 2026.

Mahasiswa S2 yang lolos akan mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta, sedangkan penerima jenjang S3 memperoleh Rp25 juta. Program ini diselenggarakan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kemenag bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

Kepala Puspenma Setjen Kemenag Ruchman Basori mengatakan bantuan tersebut ditujukan bagi mahasiswa yang sedang berada pada tahap penyelesaian pendidikan agar dapat menuntaskan studi.

“Indonesia Emas 2045 harus didukung dengan ketersediaan SDM yang profesional, terampil, dan berpihak kepada mustadh’afin, salah satunya dengan kapasitas pendidikan S2 dan S3,” ujar Ruchman di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Dalam informasi yang dipublikasikan Kemenag, bantuan diberikan secara lump sum dan dapat digunakan untuk sejumlah kebutuhan penyelesaian studi. Di antaranya pembayaran SPP, pembelian buku, biaya ujian, publikasi jurnal, serta penyelesaian tesis atau disertasi.

Program ini ditujukan bagi WNI yang berstatus mahasiswa aktif minimal semester tiga pada program S2 atau S3 dalam negeri. Pendaftar juga harus telah dinyatakan lulus seminar proposal tesis atau disertasi dan melengkapi dokumen akademik serta persyaratan profesi.

Kesempatan tersebut antara lain terbuka bagi dosen Perguruan Tinggi Keagamaan dan Ma’had Aly, dosen Pendidikan Agama Islam pada perguruan tinggi umum, guru madrasah dan sekolah keagamaan, tenaga kependidikan, ustaz atau kiai, serta pegawai Kemenag yang memenuhi ketentuan.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal beasiswa Kemenag. Calon peserta harus membuat akun, melengkapi profil dan dokumen, memilih program bantuan, kemudian mencetak kartu pendaftaran.

Seleksi dijadwalkan berlangsung pada 13-15 Oktober 2026. Sementara hasil seleksi penerima BPP S2 dan S3 akan diumumkan pada 21 Oktober 2026.