BERITA TERBARU
Silaturahmi Alumni Sunan Drajat, Wamen Viva Yoga Ajak Alumni Santri Kembangkan Perekonomian di Kawasan Transmigrasi Hari Kesaktian Pancasila, Kementan Tegaskan Gotong Royong Jadi Kekuatan Swasembada Pangan Pertamina UMK Academy 2026 Hadirkan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Usaha Penerapan ESG Diakui Dunia, BRI Jadi Satu-satunya Bank di Indonesia yang Masuk S&P Global Sustainability Yearbook 2026 Ajinomoto dan BAZNAS Hadirkan Dapur Umum Bantu Warga Terdampak Bencana di Flores Banjir Bangkok Ganggu 330 Penerbangan Thai Airways, 5.600 Bagasi Tertahan PT Asahimas Chemical dan 7 SMA/SMK Kunjungi PIPB, Perkuat Sinergi Pengembangan SDM Industri Petrokimia Pengukuran Terjadwal, Warga Kota Bengkulu Rasakan Presisi Waktu Jadwal Ukur Tanah Prabowo Siapkan BSU Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja Jaga Keamanan Pangan Sumber Protein, BGN–KKP Perkuat Cold Chain
NASIONAL

Hari Kesaktian Pancasila, Kementan Tegaskan Gotong Royong Jadi Kekuatan Swasembada Pangan

Hari Kesaktian Pancasila, Kementan Tegaskan Gotong Royong Jadi Kekuatan Swasembada Pangan
dok. Kementan

Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan semangat gotong royong menjadi kekuatan dalam memperkuat swasembada dan kemandirian pangan nasional. Hal tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melalui arahan yang dibacakan Sekretaris Jenderal Kementan Suwandi pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Kamis (1/10).

Suwandi mengatakan, penyediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia merupakan kerja bersama yang melibatkan petani, penyuluh, petugas lapangan, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya utamanya kepada para petani, para penyuluh dan petugas lapangan serta para pemangku kepentingan lainnya yang telah bekerja keras menyediakan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini adalah kerja yang terintegrasi, kerja bersama-sama, kerja gotong royong,” kata Suwandi.

Menurut Suwandi, semangat kerja bersama tersebut telah memberikan hasil dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Di tengah tantangan memenuhi kebutuhan pangan sekitar 286 juta penduduk, Indonesia saat ini telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan.

“Beberapa indikator yang memperlihatkan bahwa ketahanan pangan kita telah teruji dengan baik dan kuat serta tangguh. Dengan berbagai upaya telah dilakukan, potensi produksi telah membuahkan hasil yang menggembirakan,” katanya.

Delapan komoditas yang telah mencapai swasembada tersebut meliputi beras, jagung pakan, cabai besar, cabai rawit, bawang merah, gula konsumsi, daging ayam, dan telur ayam.

Suwandi mengatakan capaian tersebut akan terus diperkuat untuk membangun kemandirian pangan yang berkelanjutan. Upaya tersebut juga mencakup pengembangan swasembada daging sapi, kerbau, susu, dan bawang putih, sekaligus memperkuat orientasi ekspor.

Selain memastikan kebutuhan pangan pokok tersedia secara berkelanjutan, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap peningkatan nilai tambah komoditas pertanian melalui hilirisasi.

“Bapak Presiden Prabowo memberikan perhatian yang serius terhadap peningkatan nilai tambah, peningkatan ekspor, pengurangan impor, peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui hilirisasi komoditas pertanian,” ujar Suwandi.

Menurutnya, hilirisasi komoditas pertanian juga diarahkan untuk mendukung pengembangan bioetanol sebagai energi alternatif substitusi bahan bakar minyak. Pengembangan tersebut memanfaatkan komoditas pertanian seperti jagung, ubi kayu, dan tebu.

Pada momentum Hari Kesaktian Pancasila, Suwandi juga mengajak seluruh jajaran Kementan untuk terus menjaga semangat kerja, meningkatkan kualitas kinerja, serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan pertanian.

“Saya mengajak seluruh jajaran pegawai di Kementerian Pertanian melalui semangat kesaktian Pancasila untuk tetap semangat bekerja, menjaga kesehatan, dan tetap mengejar target kualitas output dan dampak dari kinerja sebagai bentuk tanggung jawab dalam menyukseskan program pembangunan pertanian dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Pancasila,” ungkapnya.

Suwandi menekankan, nilai-nilai Pancasila perlu diterapkan dalam setiap gerak langkah jajaran Kementan, termasuk melalui terobosan, inovasi, kreativitas, dan kontribusi nyata bagi bangsa.

“Mari kita bersama-sama memberikan yang terbaik, berkontribusi nyata untuk Indonesia dan lakukan berbagai terobosan, inovasi, kreativitas, inspirasi agar Indonesia menjadi kokoh, Indonesia berdaulat, adil, dan makmur,” pungkasnya.