BERITA TERBARU
BAZNAS RI Bahas Kerja Sama Bantuan Kemanusiaan Palestina dengan YPSP Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027 GIIAS Semarang 2026 Resmi Dibuka, 19 Merek Otomotif Ramaikan Pameran Satu Dekade IDDC Dukung Peningkatan Daya Saing Produk melalui Desain Wamenpar: Poparnas 2026 Buka Peluang Ekonomi dan Promosi Wisata Daerah Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru Jelaskan RUU Pengaturan Reforma Agraria, Dirjen Penataan Agraria: Disiapkan untuk Urai Kebuntuan Hukum Penyelesaian Konflik Agraria Tiga Anaknya Syahid di Gaza, Ulama Palestina Ini Datangi BAZNAS Ungkap Penderitaan Warga Pemprov Sumbar dan DPRD Gelar Aksi Sehat Bersama Parlemen
OTOMOTIF

GIIAS Semarang 2026 Resmi Dibuka, 19 Merek Otomotif Ramaikan Pameran

GIIAS Semarang 2026 Resmi Dibuka, 19 Merek Otomotif Ramaikan Pameran
dok. indoraya.news

Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026 resmi dibuka di Muladi Dome Universitas Diponegoro (Undip), Kota Semarang, Rabu (30/9/2026). Pameran otomotif tersebut akan berlangsung selama lima hari hingga 4 Oktober 2026.

Mengutip informasi indoraya.news, penyelenggaraan GIIAS Semarang tahun ini menjadi yang kelima kalinya digelar di Kota Semarang. Sebanyak 19 merek kendaraan ambil bagian dalam pameran tersebut, terdiri dari 18 merek roda empat dan satu merek roda dua.

Selain kendaraan, GIIAS Semarang 2026 juga diikuti 22 merek komponen dan aksesori pendukung otomotif.

Sejumlah merek yang berpartisipasi merupakan pendatang baru dalam penyelenggaraan GIIAS Semarang. Merek tersebut yakni Changan, Geely, Jetour, KIA, Leap Motor, Omoda Jaecoo, dan Polytron.

Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, mengatakan pihaknya berharap hasil penyelenggaraan tahun ini dapat lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, GAIKINDO belum menetapkan angka pasti target surat pemesanan kendaraan (SPK) selama pameran berlangsung.

“Kita harapkan tentu lebih baik dari tahun lalu. Belum bisa dipastikan nanti,” kata Anton saat ditemui di lokasi pameran.

Menurut Anton, harapan tersebut didukung tren peningkatan penjualan kendaraan secara nasional. Ia menyebut penjualan mobil tahun ini mengalami kenaikan sekitar 20,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan penjualan juga disebut terjadi di sejumlah kota lain yang menjadi lokasi penyelenggaraan GIIAS, seperti Bandung, Jakarta, dan Surabaya.

“Jadi, kita lihat di Bandung, Jakarta, Surabaya juga meningkat kurang lebih cukup signifikan. Jadi, kita harapkan Semarang juga akan mengikuti langkah yang sama,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap GIIAS Semarang 2026 dapat mendorong peningkatan penjualan kendaraan bermotor di wilayah tersebut. Kenaikan transaksi kendaraan juga dinilai berpotensi berdampak terhadap penerimaan daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Tengah Muhamad Masrofi mengatakan Pemprov Jateng tidak menetapkan target khusus penerimaan daerah dari pameran otomotif tersebut.

“Kami bukan target, tapi menginginkan ada peningkatan penjualan kendaraan bermotor yang ada di Jawa Tengah,” ujar Masrofi.

Ia menambahkan penjualan kendaraan bermotor di Jawa Tengah sepanjang 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan 2025. Pemprov Jateng berharap GIIAS Semarang dapat memberikan dorongan tambahan terhadap pertumbuhan penjualan kendaraan di daerah.