BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
NASIONAL

Kementerian PU Lanjutkan Penanganan dan Optimalisasi Kolam Retensi SR Sudiang, Makassar

Kementerian PU Lanjutkan Penanganan dan Optimalisasi Kolam Retensi SR Sudiang, Makassar
dok. Kementerian PU

Kementerian ,Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang tengah melakukan tindak lanjut arahan Menteri PU terkait penanganan dan optimalisasi Kolam Retensi di Sekolah Rakyat (SR) Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Memasuki hari kedua pelaksanaan kegiatan, Jumat (25/9/2026), tim dari BBWS Pompengan Jeneberang melaksanakan sejumlah pekerjaan di area kolam retensi. Kegiatan meliputi pengangkatan lumpur dan sampah, pengangkutan lumpur dan sampah menggunakan truk keluar dari lokasi kolam retensi, serta pembersihan dinding kolam.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan kolam retensi dapat mengendalikan aliran air di kawasan tersebut.

“Salah satu kelebihan SR di sini untuk mengendalikan banjir. Ketika curah hujan cukup tinggi, sehingga air dari sistem drainase kawasan tidak meluap,” kata Menteri Dody.

Secara paralel, petugas drainase Pemerintah Kota Makassar melakukan pembersihan pada saluran drainase di depan Kolam Retensi SR Sudiang. Pekerjaan meliputi pengangkatan sampah dan sedimen serta pengangkutan hasil pembersihan dari saluran drainase.

Kegiatan penanganan dilanjutkan pada Sabtu (26/9/2026) dengan melakukan pembersihan dinding kolam dan pengangkatan lumpur. Selain itu, dilakukan pengisian air bersih ke Kolam Retensi pada Kolam 3 dengan volume sekitar 150 meter kubik menggunakan truk tangki berkapasitas 15.000 liter sebanyak 10 rit.

Pemantauan rutin juga akan dilakukan pada Kolam 1, termasuk pembersihan sampah dan pengoperasian pompa untuk menjaga kondisi kolam tetap optimal.

Selanjutnya, pada Minggu (27/9/2026), kegiatan pengisian air bersih akan dilanjutkan pada Kolam 2 dengan volume sekitar 150 meter kubik. Pengisian dilakukan menggunakan truk tangki berkapasitas 15.000 liter sebanyak 10 rit.

BBWS Pompengan Jeneberang dan Pemerintah Kota Makassar terus melakukan koordinasi dalam pelaksanaan penanganan tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memastikan fungsi Kolam Retensi SR Sudiang dapat berjalan secara optimal serta mendukung pengelolaan sistem drainase dan pengendalian genangan di kawasan Sudiang dan sekitarnya.

Kategori: Nasional