Tren Kuku “Bling Bling” Tahun 2000-an Kembali Viral, Semakin Berkilau dan Mewah
Tren kuku yang penuh hiasan berkilauan atau yang akrab disebut “kuku bling-bling” gaya khas tahun 2000-an yang dipenuhi batu imitasi, payet, dan ornamen berwarna cerah kini kembali meledak menjadi tren viral di seluruh dunia. Kuku berbentuk persegi panjang dengan ujung putih bergaya Prancis yang dihiasi barisan batu permata imitasi berkilau di sepanjang garis ujung, kini kembali diminati jutaan wanita. Gaya yang dulu identik dengan kemewahan dan keberanian berekspresi itu kini hadir dengan sentuhan teknologi modern yang membuatnya tampil lebih halus, awet, dan memukau daripada versi aslinya dua puluh lima tahun lalu.
Tren ini kembali dipopulerkan oleh para selebriti dunia seperti Kylie Jenner, Dua Lipa, dan Sabrina Carpenter, yang terlihat memakai kuku penuh hiasan berlian imitasi dalam berbagai acara publik. Kemudian menyebar dengan cepat ke kalangan generasi muda, terutama pengguna TikTok dan Instagram, hingga merambah ke salon-salon kecantikan di berbagai kota besar. Generasi yang belum lahir di tahun 2000 pun kini turut memakai gaya tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap estetika masa lalu yang dianggap unik dan penuh keberanian.
Gelombang kepopuleran kembali kuku bling-bling ini mulai terasa sejak pertengahan tahun 2026, dan melonjak menjadi sangat viral pada bulan Agustus–September 2026, terutama setelah Kylie Jenner tampil dengan kuku penuh batu berlian imitasi pada perayaan ulang tahunnya. Dalam hitungan hari, pencarian gaya kuku tersebut melonjak ratusan persen di berbagai platform kecantikan.
Tren ini menyebar secara global melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram, dengan jutaan unggahan berlabel #Y2KNails dan #BlingNails yang ditonton miliaran kali. Di Indonesia sendiri, gaya ini mulai ramai terlihat di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, dengan banyak salon kecantikan kini menyediakan paket khusus kuku bling-bling khas tahun 2000-an.
Kuku bling-bling kembali digemari karena masyarakat mulai jenuh dengan gaya minimalis yang mendominasi selama bertahun-tahun. Semakin banyak orang yang ingin tampil berani, ekspresif, dan penuh warna. Selain itu, gelombang nostalgia tahun 2000-an yang melanda dunia mode dan kecantikan membuat segala sesuatu yang berbau Y2K kembali dicari. Kuku bling-bling melambangkan sikap “semakin banyak semakin meriah” keberanian tampil beda tanpa harus terlihat lembut dan polos.
Cara membuatnya kini lebih canggih dibandingkan masa lalu. Bentuk kuku dipotong kotak memanjang khas tahun 2000-an, diberi alas warna merah muda bening dengan ujung putih tebal bergaya Prancis. Kemudian di sepanjang garis ujung dipasang batu berlian imitasi berukuran kecil hingga besar, berderet atau berkelompok. Bisa juga seluruh permukaan kuku diselimuti serbuk payet halus yang memantulkan cahaya setiap kali tangan digerakkan. Versi modernnya menggunakan bahan gel yang lebih tahan lama dan batu yang dipasang lebih rapi sehingga tidak mudah tersangkut atau terlepas.
Dikutip dari StyleMagy, menyatakan bahwa tren ini lahir dari keinginan untuk tampil berani dan ekspresif, mematahkan dominasi gaya minimalis yang sudah terlalu lama mendikte selera. Kini, kuku bukan lagi sekadar dirawat dan dibersihkan, melainkan dihias sedemikian rupa hingga tampak seperti perhiasan yang dipakai di ujung jari. Kilauan yang dulu sempat dianggap berlebihan, kini justru menjadi cara paling menyenangkan untuk mengekspresikan kebahagiaan dan kebebasan berekspresi.


