BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
DAERAH

Mendes Jelaskan Program Sehati Hingga Desa Ekspor ke Ratusan Kades asal Merangin

Mendes Jelaskan Program Sehati Hingga Desa Ekspor ke Ratusan Kades asal Merangin
dok. Kemendes PDT

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memberikan pengarahan kepada 205 Kepala Desa asal Kabupaten Merangin, Jambi yang mengikuti Retret di Resimen Induk Kodam (Rindam) III Siliwangi, Bandung, Senin (24/8/2026).

Mendes Yandri mengatakan jika, Kemendes PDT terus lakukan kolaborasi menggandeng multipihak dengan menggunakan dana lain di luar APBN.

Pertama, Kemendes menggandeng Hakko Fukushikai Foundation dari Jepang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) desa melalui pemberian beasiswa kepada pemuda desa.

“Kita ada program Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia, ini peluang bagi Pemuda asal Kabupaten Merangin,” ujar mantan Wakil Ketua MPR RI.

Kemendes juga maksimalkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan menjalin kerja sama bersama New Hope Fintech dari China yang nantinya lakukan pendampingan dan pemberdayaan dengan teknologi yang bagus

Kemendes lewat program prioritas Bangun Desa, Bangun Indonesia juga menggenjot Desa Ekspor dengan menyesuaikan potensi yang dimiliki desa tersebut.

“Saat ini, kita telah disiapkan 49 Negara Tujuan Ekspor,” kata Mantan Ketua Komisi VIII DPR RI ini.

Kades di Merangin juga didorong untuk menjalankan Desa Tematik Ketahanan Pangan dengan menyesuaikan potensi yang dimiliki oleh desa itu.

Desa Tematik ini nantinya bakal mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menjadi penyuplai bahan baku.

“Kebutuhan bahan baku program MBG sangat besar jadi ini bisa jadi peluang ekonomi yang bagus,” kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri juga mengajak Kades di Merangin untuk menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) karena masyarakat desa yang paling merasakan manfaat kehadiran program prioritas tersebut.

Mendes Yandri juga menyinggung soal Program Swasembada Ekonomi Hijau dan Pangan Terintegrasi atau Sehati yang merupakan kerjasama Kemendes PDT bersama World Bank atau Bank Dunia.

“Program ini bakal menyasar 7.000 hingga 10.000 desa, dimana setiap desa bisa peroleh bantuan hingga Rp2,5 miliar,” kata Mendes Yandri.

Mendes Yandri mengajak para Kades di Merangin untuk menyusun program dan proposal dengan maksimal disesuaikan dengan potensi desa agar bisa merasakan program ini.

Setelah itu, Mendes Yandri berdiskusi dengan para Kades. Mereka meminta penjelasan soal KDMP hingga detail soal Desa Ekspor.

Turut hadir Bupati Merangin HM Syukur, Danrindam III Siliwangi Brigjen Nurul Yakin, Pejabat lingkungan Pemkab Merangin dan Rindam III Siliwangi.

Turut dampingi Mendes Yandri, Dirjen PEID Tabrani, Kepala BPi Mulyadin Malik, Kepala BPSDM Agustomi Masik, Staf Khusus Fahad Attamimi dan Penasehat Menteri Yusuf.