BERITA TERBARU
BAZNAS RI dan Pemkab Ogan Ilir Perkuat Sinergi Pemberdayaan Umat Kini Urus SIM Lebih Mudah Dengan Kios SIM Data Center AI 640 MW Dibangun di Jatiluhur, Ditargetkan Beroperasi 2027 Datang Malam-Malam ke Solok, Menteri Dody Cek Langsung Penanganan Pascabanjir Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Manfaatkan Layanan Pengukuran Terjadwal, Warga Kota Gorontalo: Sudah Pasti Lebih Memudahkan Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT
DAERAH

Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka

Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka
dok. Kemenpu

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), salah satunya melalui pelayanan dan distribusi air bersih bagi warga di Kabupaten Sikka.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemenuhan air bersih menjadi salah satu kebutuhan utama yang harus dipastikan bagi masyarakat terdampak bencana, terutama warga yang masih berada di lokasi pengungsian.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus kita pastikan tersedia, terutama bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana dan masih berada di pengungsian. Kementerian PU akan terus mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan,” ujar Dody Hanggodo.

Dukungan pelayanan air bersih dilakukan di dua lokasi, yakni Desa Baopaat, Kecamatan Lela, serta Gelora Samador yang menjadi salah satu lokasi pengungsian terpusat. Pelayanan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi pascagempa.

Di Desa Baopaat, Kecamatan Lela, pelayanan air bersih dilakukan di wilayah RT 08/RW 03 dengan cakupan 48 kepala keluarga atau sebanyak 192 jiwa. Untuk lokasi tersebut, Kementerian PU mengirimkan satu Mobil Tangki Air (MTA) dengan kapasitas 6.000 liter.

Sementara itu, pelayanan air bersih juga dilakukan di Gelora Samador sebagai lokasi pengungsian terpusat. Di lokasi ini terdapat sekitar 1.305 jiwa atau 358 kepala keluarga yang membutuhkan dukungan pemenuhan kebutuhan dasar selama berada di pengungsian, sebanyak 6.000 liter air bersih telah dikirimkan melalui MTA.

Kementerian PU terus melakukan koordinasi dan pemantauan kebutuhan di lapangan untuk memastikan dukungan infrastruktur dasar dapat diberikan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak.

Melalui dukungan tersebut, Kementerian PU berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat terdampak gempa NTT dan mendukung percepatan pemulihan kondisi di wilayah terdampak.