Jangan Sepelekan Minum Air Putih! Ternyata Dapat Mempengaruhi Emosi
Peneliti dari berbagai universitas dan lembaga kesehatan dunia, termasuk University of Connecticut dan peneliti yang dimuat dalam jurnal PLOS One, mengungkapkan temuan menarik mengenai hubungan antara asupan air putih harian dan kondisi emosional seseorang.
Kebiasaan minum air putih dalam jumlah cukup setiap hari terbukti berkaitan erat dengan suasana hati yang lebih positif, rasa tenang, dan tingkat kecemasan yang lebih rendah. Sebaliknya, mereka yang jarang minum air cenderung lebih mudah lelah, gelisah, marah, dan mengalami gangguan suasana hati.
Temuan ini terus diperkuat oleh berbagai penelitian selama sepuluh tahun terakhir, dan makin banyak dibahas secara luas pada tahun 2026 ini seiring makin banyaknya bukti bahwa hidrasi cukup berdampak besar pada kesehatan mental.
Otak manusia sebagian besar terdiri dari air. Saat tubuh kekurangan cairan sekalipun dalam tingkat ringan, volume darah menurun, aliran oksigen ke otak berkurang, dan hormon stres kortisol meningkat. Kondisi ini memicu rasa gelisah, cepat marah, serta menurunkan konsentrasi dan rasa bahagia.
Dalam penelitian yang melibatkan pengurangan maupun penambahan asupan air pada kelompok yang berbeda, terlihat jelas bahwa saat seseorang mengurangi minum air, ia melaporkan perasaan kurang tenang, kurang puas, dan kurang bertenaga. Sebaliknya, saat kebutuhan air terpenuhi cukup, tingkat ketenangan dan semangat meningkat, sementara rasa lelah dan kemarahan menurun nyata.
Dikutip dari Psychology Today, menyatakan bahwa peneliti menemukan bahwa orang yang biasanya minum banyak air melaporkan perasaan kurang tenang, kurang puas, dan kurang bertenaga ketika mereka mengurangi jumlah air yang diminum. Sebaliknya, orang yang biasanya minum sedikit air justru merasa lebih tenang, lebih puas, dan lebih bertenaga ketika mereka meningkatkan konsumsi air putih.
Artinya, cukup minum air putih ternyata adalah cara sederhana namun sangat efektif untuk menjaga emosi tetap stabil. Hanya dengan memenuhi kebutuhan cairan sekitar 1,5–2 liter per hari, tubuh dan pikiran bekerja lebih optimal, sehingga suasana hati pun ikut membaik tanpa biaya mahal.


