BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
PARLEMEN

Menkeu dan DPR RI Temui Korban Gempa NTT

Menkeu dan DPR RI Temui Korban Gempa NTT
dok. Menkeu

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bersama Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal mengunjungi sejumlah wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan tersebut untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak sekaligus mendengarkan kebutuhan para korban pascabencana. 

Dalam kunjungan, rombongan menemui masyarakat yang terdampak gempa, meninjau kondisi permukiman dan fasilitas yang mengalami kerusakan, serta berdialog dengan masyarakat dan pemerintah daerah mengenai penanganan pascabencana. 

Menkeu menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak merupakan bagian dari upaya memastikan kebutuhan korban dapat diketahui secara langsung dan menjadi dasar dalam menyiapkan dukungan yang diperlukan.

“Kami ingin melihat langsung kondisi masyarakat dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan mereka. Penanganan korban gempa tidak hanya membutuhkan bantuan segera, tetapi juga dukungan untuk pemulihan kehidupan masyarakat setelah bencana,” ujar Menkeu.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memastikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat disampaikan secara langsung kepada pemerintah.

“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terdampak benar-benar teridentifikasi. Apa yang mereka butuhkan, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun pemulihan, harus menjadi perhatian bersama,” kata Ketua Komisi XI DPR RI. 

Sementara itu, Anggota DPR RI Hekal menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait agar bantuan kepada masyarakat dapat diberikan secara cepat dan tepat sasaran.

“Kita harus memastikan masyarakat tidak berjalan sendiri menghadapi dampak bencana. Kebutuhan mereka harus segera dipetakan dan ditindaklanjuti melalui koordinasi yang baik,” ujar Hekal. 

Selain meninjau kondisi masyarakat, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan langkah-langkah pemulihan, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar, perbaikan fasilitas yang rusak, serta dukungan bagi masyarakat agar dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. 

Pemerintah bersama DPR RI berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan pascagempa di NTT. Hasil kunjungan dan dialog dengan masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan dalam menentukan dukungan dan kebijakan yang diperlukan bagi proses tanggap darurat hingga pemulihan.

“Kami akan terus berkoordinasi agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditindaklanjuti. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan dukungan yang mereka perlukan dalam menghadapi situasi ini,” ujar Menkeu. 

Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dan DPR RI untuk memastikan penanganan bencana dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat yang terdampak.