BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
TREN

Viral Asap Hitam Menyembur dari Bawah Tanah Pasar Baru, Ternyata Ini Penyebabnya

Viral Asap Hitam Menyembur dari Bawah Tanah Pasar Baru, Ternyata Ini Penyebabnya
dok. capt: Viral Asap Hitam Menyembur dari Bawah Tanah Pasar Baru (Foto/Pinterest)

Kawasan pertokoan Pasar Baru, Jakarta Pusat, sempat dibuat panik oleh kemunculan asap hitam pekat yang tiba-tiba menyembur dari dalam tanah. Video kejadian yang merekam detik-detik asap membumbung tinggi dari celah gorong-gorong di depan ruko tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial dan menjadi viral. Warga dan pengunjung yang sedang beraktivitas langsung berlarian menjauh karena mengira terjadi ledakan atau kebakaran besar, hingga akhirnya dipastikan bahwa asap itu berasal dari korsleting listrik pada gardu bawah tanah.

Peristiwa ini disaksikan oleh ratusan pedagang, pembeli, dan warga yang sedang berada di kawasan Pasar Baru. Penanganan dilakukan secara bersama-sama oleh kepolisian Polsek Sawah Besar, BPBD DKI Jakarta, petugas PLN, serta unsur masyarakat setempat. Kapolsek Sawah Besar Kompol Egy Irwansyah dan Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menjadi pihak yang menjelaskan kronologi dan penyebab kejadian kepada publik.

Kejadian berlangsung pada Minggu, 6 September 2026, sekitar pukul 13.45 WIB. Video rekaman peristiwa mulai beredar luas dan menjadi viral di media sosial pada hari yang sama, kemudian resmi dikonfirmasi oleh pihak berwenang pada Senin, 7 September 2026. Penanganan selesai sepenuhnya pada pukul 18.15 WIB di hari yang sama tanpa korban jiwa.

Lokasi tepatnya berada di kawasan pertokoan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Asap menyembur dari celah gorong-gorong dan saluran kabel bawah tanah di bagian depan deretan ruko, tepat di area trotoar yang ramai dilalui pejalan kaki.

Asap hitam itu muncul akibat terbakarnya kabel bawah tanah milik PLN yang diduga mengalami korsleting karena panas berlebih atau beban berlebih pada jaringan. Kebakaran kabel tersebut memicu kepulan asap pekat yang kemudian naik ke permukaan melalui celah-celah di tanah. Kejadian ini sempat memicu kepanikan dan berbagai spekulasi warga, mulai dari dugaan letusan gunung berapi hingga ledakan gas, sebelum akhirnya dipastikan murni akibat gangguan instalasi listrik.

Kejadian bermula saat terdengar suara ledakan dari dalam tanah, tak lama kemudian asap putih pekat berubah menjadi hitam membumbung kuat dari area saluran kabel bawah tanah. Warga yang menyaksikan langsung berteriak saling memperingatkan agar menjauhi lokasi. Petugas kepolisian segera mengamankan area, sementara warga berinisiatif membantu mencegah api merambat. Tak lama kemudian petugas PLN tiba dan memutus aliran listrik sehingga api berhasil dipadamkan. Setelah dipastikan aman, petugas memperbaiki kabel dan panel switch yang rusak, hingga akhirnya kondisi kembali normal.

Mengutip dari ANTARA News, Kapolsek Sawah Besar Kompol, Egy Irwansyah, memberikan tanggapannya. “Dipastikan asap hitam yang keluar itu akibat adanya korsleting listrik terhadap gardu. Saat ini, di lokasi sudah tidak ada lagi asap dan korsleting listrik karena pihak PLN sudah datang memperbaiki,” ucapnya saat menjelaskan pada awak media.

Kini kawasan Pasar Baru telah kembali aman dan beraktivitas seperti biasa. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan rutin terhadap instalasi bawah tanah agar tidak membahayakan warga yang beraktivitas di permukaan.